Pemberkasan P3K Dilakukan Secara Bertahap

Fathurrahman (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Meskipun Pemda sudah mengumumkan nama-nama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dinyatakan lulus seleksi tahap I sejak beberapa waktu lalu. Namun, Nomor Induk Kepegawaian (NIP) untuk P3K Pemprov NTB dan Pemda kabupaten/kota hingga kini masih belum keluar.

Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si mengatakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih melakukan pemberkasan P3K yang lulus seleksi. Pemberkasan yang dilakukan BKN juga bertahap.

Iklan

“Ini masih pemberkasan. Karena memang tahapan dari sana juga bertahap. Kita juga untuk NTB, provinsi dulu. Kabupaten/kota belum ada jadwal pemberkasan. Masih bertahap dilakukan oleh BKN pemberkasannya,” terang Fathurrahman dikonfirmasi di Mataram, Sabtu, 29 Juni 2019.

Pemberkasan tersebut merupakan bagian dari pemprosesan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP). Meskipun P3K bukan PNS, namun mereka juga memiliki NIP sama seperti CPNS. Nantinya, kata Fathurrahman setelah proses pemberkasan dilalui maka akan keluar NIP.

Mengenai anggaran untuk gaji P3K apakah akan dianggarkan di APBD Perubahan 2019? Fathurrahman menjelaskan sebenarnya selama ini mereka sudah ada honor di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tempat bekerja. Setelah resmi dinyatakan menjadi P3K, maka mereka akan mendapatkan gaji sama seperti PNS. Sehingga inilah yang akan disesuaikan dengan gaji PNS.

Diketahui, BKN memutuskan sebanyak 223 eks honorer K2 Pemprov NTB lolos menjadi P3K. Dari 379 eks honorer K2 yang ikut seleksi, sebanyak 156 orang dinyatakan tidak lulus  menjadi P3K Pemprov NTB. Mereka yang lulus menjadi P3K tersebut karena memenuhi passing grade dalam seleksi yang dilakukan akhir Februari lalu. Sebanyak 223 eks honorer K2 yang lulus jadi P3K Pemprov NTB tersebut terdiri dari tenaga guru 205 orang dan penyuluh pertanian 18 orang.

Jumlah eks honorer K2 yang dapat ikut tes tulis yang dilaksanakan 23-24 Februari lalu sebanyak 379 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 145 orang tidak lolos passing grade. Mereka yang memenuhi passing grade terdiri dari guru 217 orang, penyuluh pertanian 15 orang, medik veteriner 1 orang dan pengendali organisme pengganggu tanaman 1 orang. Sementara yang tidak memenuhi passing grade sebanyak 141 orang, semuanya merupakan guru.

Ribuan eks honorer K2 mengadu nasib menjadi P3K di NTB beberapa waktu lalu. Sebanyak 3.984 pendaftar yang merupakan eks honorer K2 di NTB dinyatakan lulus seleksi administrasi P3K di NTB. Pendaftar yang lulus seleksi administrasi selanjutnya berhak ikut tes tulis yang dilaksanakan 23 -24 Februari 2019.

Dengan rincian, Pemprov sebanyak 379 orang, Kota Mataram 62 orang, Lombok Barat 208 orang, Lombok Tengah 752 orang, Lombok Timur 508 orang dan Lombok Utara 56 orang. Selanjutnya, Sumbawa Barat 164 orang, Sumbawa 620 orang, Dompu 35 orang, Bima 1.183 orang dan Kota Bima 17 orang. (nas)