Pemberangkatan Haji 2021 Belum Jelas

Ilustrasi jemaah haji (muritala yusuf olanrewaju/publicdomainpictures)

Mataram (Suara NTB) – Pemberangkatan jemaah haji tahun 2021 di Kota Mataram sampai saat ini belum jelas. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H Muhammad Amin, menerangkan sebagai dampak pandemi virus corona (Covid-19) pemberangkatan haji sampai saat ini masih ditutup oleh pemerintah Arab Saudi.

“Terkait berangkat ada tidaknya itu kepastiannya memang dari (pemerintah) Arab Saudi, tapi pada prinsipnya kita di sini menyiapkan tiga opsi,” ujar Amin saat dikonfirmasi, Senin, 18 Januari 2021. Opsi yang dimaksud antara lain Kemenag akan memberangkatkan jemaah haji jika kasus Covid-19 telah melandai dan vaksin telah terdistribusi secara menyeluruh.

Iklan

Opsi kedua, pihaknya juga mempertimbangkan membagi pemberangkatan haji sebanyak 30-50 persen pada tahap pertama pascapandemi. “Opsi ketiga kita undur lagi,” jelasnya. Ketiga opsi tersebut menurut Amin akan segera disosialisasikan melalui surat edaran bagi seluruh jemaah. Ketiga opsi pemberangkatan haji 2021 tersebut telah resmi diterima oleh Kantor Wilayah Kemenag NTB, yang kemudian diterima juga oleh Kemenag Mataram.

Dengan informasi tersebut, pihaknya berharap jemaah dapat bersabar menunggu informasi lebih lanjut terkait pemberangkatan haji 2021. Di sisi lain, pihaknya juga menunggu kejelasan terkait ongkos naik haji (ONH) yang saat ini masih dibicarakan oleh Kemenang dengan DPR RI. “Memang belum ada penentuan soal itu, karena masih pembahasan Kemenang dengan DPR. Nanti ada pengumuman secara resmi setelah pembahasan itu,” jelasnya.

Jika ONH tersebut naik, maka pihaknya akan menunggu juklak-juknis terkait pembayaran dari jemaah. Mengingat selama pandemi Covid-19 beberapa jemaah memutuskan mengambil uang pembayaran porsi haji. “Tapi tidak banyak juga yang mengambil kalau di Mataram,” tandas Amin. (bay)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional