Pembelian Ternak Menurun 40 Persen

Aktivitas jual beli ternak di Pasar Ternak Masbagik yang sudah mulai dibuka. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Semenjak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pembelian ternak di pasar ternak mengalami penurunan. Penurunannya sampai 40 persen. Hal ini disebabkan minimnya penyembelihan. Meski menjelang hari raya kurban, pembelian ternak belum ada lonjakan kenaikan.

Demikian dijelaskan Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan (PUP) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), drh. Suryatman Wahyudi, pada Suara NTB, Senin, 13 Juli 2020.

Iklan

Diakuinya, selama pandemi aktivitas pesta, acara-acara kampung, pernikahan dan gawe adat lainnya dilarang. Kondisi itu jelas sangat berpengaruh pada transaksi jual beli ternak. Rumah dan tempat potong hewan pun berkurang aktivitasnya.

Uniknya, mengenai harga justru cenderung mengalami peningkatan. Menjelang fase new normal dan dua pekan sebelum hari raya kurban, terlihat harga naik 10-20 persen, yakni pada kisaran 14-20 juta rata-rata yang terjual di Pasar Ternak Masbagik untuk hewan kurban dari harga sebelumnya Rp 13 juta.

Sebelum Covid-19, pembelian di pasar terbesar di NTB tersebut cukup ramai. Apalagi menjelang hari raya kurban. Transaksi pasti mengalami lonjakan.

Hal senada disampaikan H. Dandi, jagal dan pemilik Rumah Potong Hewan di Kotaraja Sikur. Sebelum pandemi ia bisa memotong 4 sampai 5 ekor sapi. Namun saat ini hanya bisa 2 sampai 3 ekor saja. Saat kemunculan pertama Covid-19, penyembelihan hanya 1-2 ekor saja.  “Sekarang ini baru ada geliatnya,” ucapnya. Disebut, sudah mulai ada menggeliat 30 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.

Ditanya soal harga daging, tertinggi di pasar Rp125 ribu per kilogram. Sedangkan di jagal harganya Rp 110 ribu sampai Rp 115 ribu. Harga katanya bisa stabil karena sudah ada kesepakatan bersama, sehingga meski terjadi covid, harga tidak mengalami perubahan drastis.(rus)

  Pemkot akan Buka Kembali Pasar Ternak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here