Pembangunan Sirkuit Mandalika Memasuki Tahap Akhir

Progres pembangunan Hotel Pullman di KEK  Mandalika. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Pembangunan sirkut Mandalika dipastikan on the track sesuai jadwal yang ada dengan progres pengerjaan sejauh ini sudah mencapai sekitar 60 persen. Saat ini, pembangunan sirkuit Mandalika sudah masuk tahap akhir, berupa pengerjaan aspal track (jalur lintasan) balap. Dengan begitu pemerintah daerah kini bisa fokus pada penyiapan sumber daya manusia (SDM) serta produk Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menyambut event balapan nanti.

‘’Soal pembangunan sirkuit tidak ada masalah. Tetap berjalan sesuai rencana dan saat ini pengerjaanya sudah mencapai 60 persen,’’ ujar Wakil Bupati (Wabup) Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada Suara NTB, Kamis, 18 Maret 2021.

Iklan

Dengan capaian tersebut, pihak ITDC selaku pengelola kawasan The Mandalika lokasi pembangunan sirkuit Mandalika, optimis pembangunan sirkuit tersebut bisa tuntas tepat waktu. ‘’Nanti pada akhir Maret atau awal April pihak Dorna Sport selaku penyelenggaran event MotoGP akan datang untuk melihat langsung pembangunan sirkuit Mandalika sekaligus menilai kesiapan kawasan The Mandalika untuk menggelar balap MotoGP,’’ terangnya.

Nursiah mengatakan, dengan adanya kepastian pembangunan sirkuit tersebut yang paling penting sekarang bagaimana kesiapan masyarakat di daerah ini dalam menyambut event dunia nantinya. Pemkab Loteng juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk memastikan semua elemen pendukung siap tepat waktu. Terutama soal kesiapan sumber daya manusia (SDM) pendukung event balap nantinya.

Karena kesiapan SDM juga sangat menentukan sukses tidaknya penyelenggaraan balap dunia di sirkuit Mandalika. ‘’Untuk penyiapan marshal kita sudah berkoordinasi dengan MGPA, selaku penyelenggara balap MotoGP Mandalika supaya bisa memprioritaskan warga lokal. Tentunya yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan yang ada,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk gelaran event MotoGP sendiri dibutuhkan sekitar 300 orang marshal. Sesuai komitmen dengan pihak MGPA, sebagian besar akan dialokasikan bagi warga lokal Loteng. Dan, saat ini Pemkab Loteng melakukan invetarisir potensi SDM lokal untuk mengisi kebutuhan tenaga tersebut. Dengan menggandeng Poltekpar Lombok serta IMI Loteng.

‘’Untuk menjadi seorang marshal balapan sekelas motoGP jelas butuh SDM yang kompeten. Inilah yang saat ini sedang diinvetarisir,’’ imbuh Nursiah seraya menambahkan pihaknya juga sudah mendaftarkan sekitar 29 produk UKM untuk dilakukan kurasi, supaya bisa dinyatakan layak jual pada event balapan nantinya.

Operasi Akhir 2021

Selain memacu pembangunan sirkuit Mandalika, ITDC saat ini juga tengah berupaya mempercepat penyelesaia pembangunan Hotel Pullman yang capaian pengerjaannya sudah sekitar 39,3 persen. Hotel yang dibangun dengan investasi sebesar Rp709 miliar tersebut ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2021 mendatang. Keberdaan hotel tersebut bisa menambah fasilitas pariwisata dan amenitas (fasilitas pendukung) di dalam kawasan The Mandalika.

‘’Selain terus membangun infrastruktur kawasan, kami juga fokus dalam merealisasikan investasi untuk pembangunan akomodasi berbintang di The Mandalika,’’ ujar Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro, sebelumnya.

Keberaadaan fasilitas pendukung itu penting untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor. Sehingga dapat menarik semakin banyak investasi masuk ke The Mandalika. Pada akhirnya bisa bersama-sama mempercepat pembangunan The Mandalika.

Pembangunan proyek Hotel Pullman telah membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan menyerap sekitar 734 tenaga kerja, selama masa pra konstruksi hingga konstruksi yang sebagian besar warga lokal. Saat beroperasi nanti, Hotel Pullman Mandalika diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak lebih dari 380 orang. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional