Pembangunan RTG Dipastikan Tak Tuntas April

Zainal Abidin (Suara NTB/nas)

PEMBANGUNAN Rumah Tahan Gempa (RTG) tahap II di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Lombok Barat (Lobar) dipastikan tidak akan bisa tuntas sampai batas waktu yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhir April ini. Sedangkan pembangunan RTG di lima kabupaten/kota seperti Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat dan Sumbawa dipastikan bisa tuntas tepat waktu.

“Pokoknya sekarang itu target kita berdasarkan jumlah uang yang ditransfer ke masyarakat. Jadi, memang nanti yang agak tertunda (tidak tuntas) adalah KLU sama Lombok Barat. Kalau lima kabupaten lain untuk RTG tahap II, insya Allah selesai,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTB, Ir. Zainal Abidin, M. Si., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Senin, 19 April 2021.

Iklan

Zainal mengatakan pembangunan RTG tahap II untuk korban gempa tahun 2018 di KLU dan Lombok Barat memang jumlahnya cukup banyak. Belum lagi di KLU, ada Rp117 miliar dana untuk pembangunan RTG tahap I yang diblokir BNPB.

Mantan Penjabat Sementara Bupati Sumbawa ini mengatakan secara lisan BNPB menyetujui perpanjangan pembangunan RTG di KLU. Sedangkan Lombok Barat, masih dalam proses pengajuan usulan perpanjangan.

“Yang penting selesai administrasi di bulan empat ini (April, red), untuk fisik bisa mundur dua bulan lagi. Artinya pengerjaan fisiknya di KLU itu diperpanjang sampai dua bulan,” katanya.

Jumlah RTG yang dibangun untuk tahap II sebanyak 17.314 unit dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp557,365 miliar. Dengan rincian, rusak berat 8.556 unit, rusak sedang 2.799 unit dan rusak ringan 5.959 unit. Untuk rumah rusak berat membutuhkan anggaran Rp427,8 miliar, rusak sedang Rp69,975 miliar dan rusak ringan Rp59,59 miliar. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional