Pembangunan RTG di Taman Sari Mandek

Pembangunan RTG milik pasangan jompo, H Fathurahman dan Hj Aisyah di Dusun Medas Pintu air desa Taman Sari, kecamatan Gunungsari, Lobar ini mandek karena adanya persoalan di bawah.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Sejumlah Rumah Tahan Gempa (RTG) di Dusun Medas Pintu Air, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, mandek.  Padahal dana bantuan untuk pembangunan RTG ini sudah dicairkan. Penyelesaian persoalan RTG ini pun sudah difasilitasi oleh pihak kecamatan dengan koramil setempat, namun belum ada tindakanjut.

Camat Gunungsari, M. Mudasir mengatakan, beberapa unit RTG yang mandek pembangunannya di Desa Taman Sari sudah difasilitasi  dua minggu di Koramil Gunungsari. Bahkan saat itu, pihak desa bersama para pihak terkait sudah membuat surat pernyataan bersedia menyelesaikan RTG ini. “Tapi kondisi terakhir belum kami pantau. Kalau dari pihak aplikator selesai, tapi di bawah yang tidak beres,” tegas dia.

Iklan

Dijelaskan, dana sejumlah RTG ini masih ada sisanya Rp10 juta. Dana ini pun sudah cair (keluar), namun RTG  belum diselesaikan pembangunannya sehingga pihak kecamatan memfasilitasi penyelesaian persoalannya di bawah. “Anggaran sudah cair  tapi rumah belum selesai dikerjakan, tapi dari pihak desa dan pihak terkait sanggup menyelesaikan terhitung sejak dua minggu mereka membuat surat pernyataan itu,” sebut dia.

Informasi warga Gunungsari, bahwa 3-4 unit unit RTG di daerah ini belum selesai dibangun. Padahal informasi yang diperoleh bahwa pokmas, aplikator dan desa sudah berjanji menyelesaikannya karena beberapa pekan lalu mereka sudah dikumpulkan di koramil.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD, Joko Marhaendriyanto mengatakan pihaknya akan turun mengecek pengerjaan RTG yang mandek di Taman Sari. “Kami segera turun cek,” jelas dia.  Ia menyebut, ada 4.747 unit RTG di Lombok Barat yang belum selesai dibangun. Di antara ribuan ikut RTG ini banyak di antaranya dalam proses pembangunan dan tidak sedikit yang mangkrak akibat ditinggal oknum aplikator nakal. Beberapa RTG yang pengerjaannya mandek inipun sudah ditindaklanjuti oleh BPBD sehingga aplikator melanjutkan pembangunannya.

Pihaknya mendeteksi ada beberapa daerah yang pembangunan RTG mandek. Seperti di Pokmas Desa Mekar Sari, ada 10 pokmas. Ditargetkan 2-3 hari bisa dituntaskan. Sedangkan untuk Guntur Macan dan Sigerongan Kecamatan Lingsar belum diatasi karena kasus menjerat oknum pokmas. Termasuk pengerjaan RTG mandek di Taman sari Gunungari. RTG mandek ini masuk kriteria on progres, “Kami akan diselesaikan persoalannya satu per satu,” imbuh dia. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here