Pembangunan “Mini Ancol” Segera Dituntaskan

H. Mugni (Suara NTB/dok)

Investor asal Jakarta, PT Trisaksi Mandiri Putra berminat menuntaskan pembangunan Taman Labuhan Haji. Investor ini siap melanjutkan pembangunan Taman Labuhan Haji menjadi objek wisata sekelas Mini Ancol Jakarta.

“Nanti secara teknis akan ada presentasi lagi dari investor bagaimana perencanaannya,” demikian ungkap kepala Dinas Pariwisata Lotim, H. Mugni.

Iklan

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 22 September 2020, dia menjelaskan, akan lebih detail juga bagaimana tata kelola serta perjanjian antara Pemkab Lotim dengan investor dapat diketahui setelah teken perjanjian kerjasama. “Sekarang ini baru berupa izin berinvestasi saja di sana (Labuhan Haji-red), kita belum bicara hal yang lebih teknis,” ungkapnya.

Pihaknya belum mengetahui, apakah investor tersebut sebagai pengelola langsung dengan perjanjian Lotim akan mendapatkan pendapatan asli daerah. Atau, Lotim tetap sebagai pengelola dengan konsekuensi mengembalian modal kepada investor tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Desain Taman Labuhan Haji ini nantinya akan dikombinasikan. Pihaknya mengharapkan di desain taman ini dimasukkan arsitektur Sasak, yakni mengedepankan kearifan lokal. Seperti ada lumbung dan lainnya yang khas Sasak. Investor juga memiliki konsep ingin mewujudkan bangunan ala Ancol.

Taman Labuhan Haji dalam konsep awal ingin menjadikan Ancol Mini, sehingga dipersilakan  investor memberikan gambaran desain ala Ancol yang ada di Jakarta. Wisata laut tetap akan jalan, karena keberadaan pantai akan menjadi salah satu daya tarik.

Investor ini diberikan waktu satu tahun. Jika sampai batas waktu Agustus 2021 mendatang tidak ada eksekusi, maka bisa langsung batal. (rus)