Pembangunan Lapak Kuliner Segera Dilelang

Hj. Baiq Sujihartini. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat dalam hal ini, Kementerian Perikanan dan Kelautan segera melelang pembangunan lapak kuliner ikan di Mataram. Pemanfaatannya diprioritaskan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Pedagang dilarang memindahtangankan atau menjual beli lapak tersebut.

Rencana sebelumnya lapak kuliner ikan akan dibangun di Babakan, Kelurahan Babakan Kecamatan Sandubaya. Setelah dilakukan kajian serta pertimbangan teknis lainnya diusulkan memindahkan lokasi pembangunan di Taman Wisata Loang Baloq, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela. Pemindahan lokasi akan disampaikan ke Kementerian Perikanan dan Kelautan dengan harapan mendapat persetujuan. “Kita lagi kontak pusat lagi untuk menyampaikan pemindahan lokasi dari Babakan dan Pantai Loang Baloq,” kata Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram, Hj. Baiq Sujihartini.

Iklan

Setelah lokasi siap dan disetujui, kementerian mulai melakukan tender pembangunan. Dalam pembangunan lapak kuliner senilai Rp2,4 miliar itu, Pemkot Mataram hanya menyediakan lahan. Perencananaan sampai proses tender menjadi tanggungjawab kementerian.

Sujihartini tidak mengetahui jumlah lapak yang akan dibangun, tetapi perencanaannya akan dibangun bertingkat dan pengelolaan diserahkan ke lembaga profesional. “Kita mau seperti food court nanti kita tunjuk lembaga yang mengelola,” terangnya.

Ditegaskan, pedagang yang menempati lapak itu dipilih selektif. Artinya, pemerintah akan memprioritaskan pelaku usaha kecil menengah yang telah menggeluti usaha mereka sejak lama. Baik itu pedagang ikan bakar, bakso ikan serta kuliner serba ikan lainnya. Ketatnya penempatan pedagang untuk mengantisipasi pindah tangan atau praktik jual beli lapak. Pihak kementerian tidak saja menyediakan lokasi, tetapi memberikan fasilitas seperti cold box, kompor serta fasilitas pendukung lainnya. “Kita tidak mau lapak dibangun pemerintah justru dipindahtangankan ke orang lain,” ucapnya.

Sujihartini menambahkan, lelang proyek lapak kuliner ditargetkan mulai bulan April mendatang. Pihaknya menargetkan pengerjaan dimulai awal Mei, sehingga sebelum akhir tahun pekerjaan sudah rampung. Dinas Perikanan juga akan memantau proses pengerjaan lapak kuliner tersebut. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional