Pembangunan Kawasan Industri Tembakau Molor Tahun 2022

Muhammad Riadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan kawasan industri hasil tembakau di eks Pasar Paokmotong, Lombok Timur, molor tahun 2022. Tahun ini, Pemprov NTB melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) baru menyelesaikan dokumen perencanaannya.

‘’Secara umum sudah diakomodir apa yang menjadi syarat kawasan industri hasil tembakau. Cuma, kita tak punya waktu mengeksekusinya tahun ini,’’ ujar Kepala Distanbun NTB, Muhammad Riadi, S.P., Mec.Dev dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 13 Agustus 2021.

Iklan

Riadi menjelaskan, dokumen perencanaan seperti masterplan kawasan industri hasil tembakau di eks Pasar Paokmotong sudah rampung. Selanjutnya, akan dilakukan lelang detailed engineering design (DED).

Dijelaskan, DED baru bisa tuntas lelang sekitar bulan Oktober. Karena membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk lelang DED. Pada bulan November dan Desember tidak mungkin dilakukan lelang untuk pekerjaan fisiknya. Karena waktu yang terbatas.

‘’Tapi Insya Allah kalau awal tahun depan sudah mulai. Begitu DPA keluar bisa kita lelang untuk pekerjaan fisiknya,’’ terang Riadi.

Pada tahun 2021, Pemprov sudah menyiapkan anggaran melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp18 miliar untuk pembangunan kawasan industri hasil tembakau di Lotim.  Pembangunan kawasan industri hasil tembakau diharapkan dapat meningkatkan produksi 41 UKM tembakau di Lotim. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional