Peluncuran Aplikasi Si Mantan, Aris Ansyari Berharap Permudah Pengarsipan Dokumen Pemerintah

Aris Ansyari, ST, MT (kanan) Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dompu didampingi Asisten 3 Setda Dompu, Drs H Gaziamansyuri, M.Ap saat peluncuran aplikasi ‘Si Mantan’ di ruang rapat Bupati Dompu, Jumat, 28 Mei 2021.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Aplikasi SI MANTAN diluncurkan Pemda Kabupaten Dompu untuk mempermudah pendokumentasian arsip daerah. Selama ini, banyak arsip data dan dokumen sulit ditemukan dan bahkan hilang belum waktunya. Sehingga tidak heran, Kemen PAN RB RI menilai sistem arsip kabupaten Dompu masih lemah, bahkan baru 30 persen.

Aplikasi sistem informasi manajemen arsip terpadu dinas (Si Mantan) ini merupakan hasil inovasi aksi perubahan dari Aris Ansyari, ST, MT, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dompu yang mengikuti pelatihan kepemimpinan administrasi angkat I tahun 2021 pada Balai Diklat NTB. Aplikasi ini dilaunching dan diluncurkan di ruang Bupati Dompu yang diawali dengan pemaparan di hadapan Asisten 3 Setda Dompu, Drs H Gaziamansyuri, M.Ap dan para Sekretaris Dinas/Badan se Kabupaten Dompu, Jumat, 28 Mei 2021.

Iklan

H Gaziamansyuri yang mewakili Bupati Dompu usai mendengarkan pemaparan tentang ‘Si Mantan’, memberikan apresiasinya kepada Aris Ansyari terhadap inovasinya. Karena menjadi pemecah kebuntuan dalam pengelolaan arsip yang lebih mudah, cepat, dan aman. “Seminggu setelah diklatpim, saya minta kepada Aris untuk kembali memaparkan seperti pada rapat pimpinan OPD bersama Bupati. Setelah itu baru kita lakukan diklat bagi operator untuk pengoperasionalannya,” kata Gaziamansyuri.

Gaziamansyuri juga mengungkapkan, aplikasi ini akan sangat membantu dalam pembenahan arsip dan dokumen yang ada di OPD dan milik daerah. “Jadi kita harus akui, harus kita perbaiki supaya tata kelola pemerintah sedikit rapi, lebih maju. Karena kelemahan kita sesuai penilaian Kemen PAN RB, arsip kita masih lemah. Ini yang saya sampaikan tadi baru 30 persen,” jelas Gaziamansyuri.

Aris Ansyari mengatakan, pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi oleh masalah arsip di masing – masing Dinas/Badan. Dengan aplikasi ini, pengelolaan arsip jadi lebih profesional, efektif dan efisien. Karena selama ini, pengelolaan arsip secara manual banyak sekali keluhan, baik dari organisasi itu sendiri maupun masyarakat. “Pertama ketika arsip itu disimpan, kemudian dicari kembali terkendala waktu pencarian yang terlalu lama. Kemudian arsip yang disimpan, karena tidak disiapkan ruang yang layak, jadi rawan rusak, rentan terhadap cuaca ekstrim. Kemudian faktor keamanannya juga tidak terjamin, karena arsip itu bersifat rahasia,” ungkapnya.

Pengelolaan arsip secara elektronik ini, kata Aris, diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pimpinan daerah sebagai aplikasi yang sudah umum dipake semua OPD di kabupaten Dompu. Untuk tahap awal dan uji coba, ia akan menerapkan pada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu. “Karena kami harus menguji kehandalan aplikasi ini,” ungkapnya.

Setelah semua OPD menggunakan aplikasi ‘Si Mantan’, Aris mengaku, akan membuat sistem informasi pada aplikasinya. Sehingga antara OPD terkait akan terhubung melalui jaringan internet, dan data – data arsip yang terkait dengan bidang tugas masing – masing. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional