Pelebaran Jalan Depan Sirkuit Mandalika Dibahas dalam Ratas Bersama Presiden

Inilah kondisi jalan depan Sirkuit Mandalika yang mendapat atensi khusus pemerintah pusat agar segera diperbaiki. (Suara NTB/kir)

Mataram (Suara NTB) – Pelebaran jalan depan Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika yang menjadi salah satu catatan Dorna Sport dalam penyelenggaraan World Superbike (WSBK), 19 – 21 November lalu menjadi atensi pemerintah. Pelebaran jalan depan sirkuit menjadi salah satu yang dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama  Presiden Joko Widodo di Istana Bogor yang juga dihadiri Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Si., Jumat, 26 November 2021.

“Soal (pelebaran) jalan ini sedang dibahas di Istana Bogor. Kemarin itu masalahnya soal tanah. Kita minta, penyelesaiannya ada. Sekarang sedang dibahas di Istana Bogor,” kata Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., dikonfirmasi usai evaluasi gelaran WSBK Mandalika di Mataram, Jumat, 26 November 2021.

Iklan

Diakuinya, pelebaran jalan depan Sirkuit Mandalika masih kekurangan anggaran. Pemprov NTB hanya memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk penanganan jalan sepanjang 5,3 km tersebut sebesar Rp16 miliar tahun 2022. Untuk pembangunan jalan dua jalur dengan empat lajur dibutuhkan anggaran di atas Rp100 miliar.

Menurut Mamiq Gita – sapaan akrabnya, jika Presiden memerintahkan itu segera ditangani. Maka Kementerian PUPR akan langsung menanganinya. “Kalau kepala negara perintah dalam ratas ini, Menteri PUPR pasti akan datang,” ujarnya.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)  NTB ini mengatakan jalan bypass bandara menuju Mandalika sepanjang 17,36 km saja bisa jadi dalam waktu singkat. Apalagi jalan depan Sirkuit Mandalika yang panjangnya hanya 5,3 km.

Sebelumnya, Dinas PUPR NTB menghitung dengan anggaran sebesar Rp16 miliar, jalan depan Sirkuit Mandalika hanya bisa digunakan untuk melebarkan jalan tersebut menjadi 6 meter. Kemudian ditambah bahu jalan yang akan dibeton 2×1,5 meter, sehingga  fungsional jalan  menjadi menjadi 9 meter.

Tahun 2022, total DAK Fisik Bidang Infrastruktur Jalan yang diperoleh Pemprov NTB sebesar Rp65 miliar. Termasuk DAK sebesar Rp16 miliar untuk pelebaran jalan depan Sirkuit Mandalika dan semua DAK sebesar Rp65 miliar tersebut sudah ada peruntukannya.

Gita menambahkan Ratas Gubernur bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor membahas persiapan MotoGP 2022. Dari hasil evaluasi gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan WSBK Mandalika, ada sejumlah hal yang perlu dibenahi.

“Ada 15 poin penting jadi catatan. 15 poin penting itu harus segera dibenahi Pemprov, ITDC dan pihak terkait lainnya,” kata Sekda.

Selain masalah pelebaran jalan depan Sirkuit Mandalika, penerangan jalan umum (PJU), drainase dan penempatan UMKM di Kawasan Mandalika menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi sebelum perhelatan MotoGP, 20 Maret 2022.

Gelaran MotoGP Mandalika diharapkan sukses dari sisi event dan ekonomi. “UMKM sudah bisa membaca peluang. Dengan jumlah peserta yang jauh lebih besar dari WSBK. Kita ingin NTB sukses dari sisi ekonomi,” tandasnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional