Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi Masih Tinggi

Pelanggar protokol kesehatan saat diberikan sanksi. Dalam operasi yustisi yang digelar Kamis, 3 Desember 2020, sebanyak 64 orang mendapatkan sanksi disiplin, membersihkan jalan 56 orang, teguran lisan 6 orang serta 2 orang didenda administrasi.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Personel gabungan di Sumbawa intens melakukan operasi yustisi  guna menekan penyebaran covid-19.  Dari operasi yang dilakukan, pelanggar protokol kesehatan (prokes) masih tinggi. Dibuktikan dari patroli yang digelar Kamis, 3 Desember 2020, terdapat puluhan pelanggar terjaring. Kegiatan patroli dilaksanakan di Jalan Dr. Sucipto depan Kantor Bawaslu dan simpang tiga Patung Kuda Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK melalui Kasubbag  Humas Iptu Sumardi, S.Sos. menyampaikan, operasi yustisi ini terus dilaksanakan guna menekan penyebaran covid-19. Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan penertiban penggunaan masker kepada para pengguna jalan raya dan pejalan kaki. “Kegiatan ini untuk mendisiplinkan masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam operasi yustisi kali ini, tidak sedikit masyarakat yang terjaring razia. Tercatat sebanyak 64 orang mendapatkan sanksi sosial berupa tindakan disiplin push up, membersihkan jalan 56 orang, mendapatkan teguran lisan 6 orang serta 2 orang didenda administrasi. Pihaknya sangat menyayangkan banyaknya masyarakat pelanggar prokes yang terjaring. Karena ditengah meningkatnya pasien positif di Kabupaten Sumbawa, namun masyarakat terkesan abai terhadap protokol kesehatan. “Ini menjadi evaluasi kita bersama agar bagaimana caranya meningkatkan kembali kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. Diharapkan agar masyarakat lebih sadar lagi tentang protokol kesehatan,” pungkasnya. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here