Pelamar JPTP Jalani Tes Wawancara

Baiq Nelly Kusumawati (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Tim panitia seleksi (pansel) telah menyeleksi berkas administrasi pelamar. Satu di antaranya dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Sementara, 28 pelamar seleksi jabatan tinggi pratama (JPTP) akan menjalani tes wawancara pada Senin, 13 September 2021.

Adalah, Imam Purwanto kini menjabat sebagai Kepala SMPN 9 Mataram tidak lolos administrasi. Yang bersangkutan melamar jabatan sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, tetapi tersandung masalah usia lebih dari 56 tahun 1 bulan terhitung 1 November 2021.

Iklan

Sedangkan 28 pelamar yang akan mengikuti tes wawancara dan presentasi makalah. Pertama, pelamar yang melamar formasi jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yakni, I Made Suandasa, Zarkasyi, Parman, Ida Wayan Putra Ekantara, H. FE. Achmad Muslehuddin dan Drs. I Made Gde Yasa.

Kedua, formasi jabatan Kepala Dinas Perdagangan yakni, H. Muhammad Ramadhani, Syamsul Irawan dan Uun Pujianto. Ketiga, formasi jabatan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yakni Ir. H. Suhartono Tumiran, Ida Wayan Putra Ekantara dan Abdul Manan. Keempat, formasi jabatan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah yakni, H. Muhammad Ramadhani, M. Ramayoga dan Lalu Agus Supriadi. Kelima, formasi jabatan Direktur RSUD Kota Mataram yakni, drg. Ahmad Zulfikar, dr. Emirald Isfihan dan dr. Ni Ketut Eka Nuryanti. Keenam, formasi jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah yakni Akhmad Muzaki, Mohammad Iswan, Drs. Lalu Mashun, Jimmy Nelwan, Abdul Manan, Ir. Haris A. Rasyid dan Dr. Drs. Muhtadi Hairi.

Dan terakhir, formasi jabatan Kepala Dinas Perikanan yaitu, Ir. Endang Rosid Sudianto, Dra. Enda Utami Rahayu, Ir. Ahmad Suriadi, Drs. Lalu Syamsul Adnan, Lalu Agus Supriadi, Akhmad Muzaki, Umar dan H. Irwan Harmasnyah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati dikonfirmasi, Minggu, 12 September 2021 membenarkan satu pelamar dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Pasalnya, yang bersangkutan terkendala usia. Sementara, 28 pelamar lainnya yang mengembalikan berkas tidak ada kendala. “Satu ASN itu terhitung mulai 1 November usianya 56 tahun lebih satu bulan,” jawabnya.

Setelah technical meeting, peserta akan melanjutkan presentasi dan tes wawancara terhadap makalah yang diserahkan. Penguji terdiri dari lima orang. Yakni, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito selaku ketua tim pansel. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Mataram, Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia, Ekonom Universitas Mataram, Dr. H. Iwan Harsono, Pengamat Politik sekaligus Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram Dr. H. Muhammad Ali dan mantan birokrat Drs. H. Djaswad.

Secara teknis disampaikan Nelly, presentasi makalah dan tes wawancara dijadwalkan digelar selama tiga hari mulai pukul 08.00 – 18.00 Wita. “Perhari itu kita bagi 10 orang pelamar. Jadi prediksi kita tes wawancara tuntas selama tiga hari,” ujarnya seraya menambahkan tahapan berikutnya, peserta akan menjalani asesmen oleh tim assessor dari Badan Kepegawaian Daerah NTB. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional