Pelamar CPNS yang Gugur Banyak dari Luar Daerah

Baiq Nelly Kusumawati. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, telah menginventarisir pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang gugur karena tidak hadir pada seleksi kompetensi dasar berasal dari luar daerah.

Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati menerangkan bahwa, pelamar yang gugur karena tidak hadir seleksi kompetensi dasar (SKD) kebanyakan dari luar daerah. Pihaknya tidak mengetahui alasan kenapa peserta tidak hadir. Namun, panitia telah mengantisipasi untuk mengingatkan peserta dari luar daerah. “Kita coba hubungi via email atau mengkontak langsung nomor teleponenya,” kata Nelly dikonfirmasi, Selasa, 28 September 2021.

Iklan

Nelly justru mengkhawatirkan ketidakhadiran peserta di daerah tujuan melamar CPNS karena memiliki anggapan bahwa tes SKD bisa digelar di Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara masing – masing daerah. Sementara, kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak memberikan fasilitas atau dukungan pelaksanaan tes SKD bagi pelamar CPNS yang melamar di luar provinsi asal pelamar. “Mungkin anggapan mereka masih bisa tes di UPT BKN di masing – masing daerah. Sekarang itu tidak bisa,” jelasnya.

Satu pelamar asal Kabupaten Lombok Timur gagal ikut SKD karena belum menjalani pemeriksaan kesehatan atau swab antigen. Yang bersangkutan terlambat hadir. Semestinya, sebelum tes bisa diberikan kelonggaran menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas dan hasil bisa langsung diterima. “Makanya kasihan ndak bisa ikut tes. Kalau agak pagian datang bisa dikomunikasikan ke puskesmas untuk swab dan bisa berlanjut ikut tes,” tambahnya.

Operator seleksi CPNS pada BKPSDM Kota Mataram, Hidayatulloh menambahkan, jumlah peserta SKD yang absen bertambah 33 orang, sehingga totalnya pelamar gugur 49 orang. Rata – rata yang tidak hadir itu adalah berdomisili di Kota Mataram. “Kalau dilihat dari datanya banyakan domisili di Kota Mataram,” tambah Dayat, sapaan akrabnya.

Dia tidak mengetahui alasan ketidakhadiran peserta tersebut. Tetapi pihaknya sejak lama sudah mengumumkan jadwal pelaksanaan SKD melalui website. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional