Pelamar CPNS di Mataram Kritik Panitia

Panitia pelaksanaan CPNS di Kota Mataram melakukan pengecekan laptop dan komputer yang akan digunakan tes oleh para peserta CPNS. (Suara NTB/lin)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah peserta tes CPNS untuk instansi vertikal sudah mulai dilakukan pada Sabtu, 27 Oktober 2018 lalu. Namun pelaksanaannya banyak menuai kritikan dari peserta. Pasalnya, suasananya ribut dan banyak komputer yang error.

“Saya akan tampung semua keluhan itu, agar kita bisa pastikan hal serupa tidak terjadi pada saat pelaksanaan tes CPNS Kota Mataram,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati, Minggu, 28 Oktober 2018.

Iklan

Ia mengatakan bahwa panitia pelaksanaan tes CPNS Kota Mataram berbeda dengan panitia CPNS dari instansi vertikal. Dengan demikian, panitia bisa mengambil pelajaran dari kendala-kendala yang dihadapi pada pelaksanaan tes CPNS Sabtu lalu.

“Panitianya beda, kalau yang kemarin ada yang keluhkan panitianya ribut, kita usahakan untuk panitia kita bisa lakukan yang lebih baik,” ujarnya.

Salah satu peserta tes CPNS Kemenkumham yang dilakukan di Grand Imperial Ballroom pada Sabtu, 27 Oktober 2018 ialah Muhammad Hamzanwadi. Ia menyayangkan lamanya waktu pelaksanaan tes dari waktu yang ditentukan. Selain itu, panitia juga ribut karena mengurus peserta yang komputernya eror pada saat pelaksanaan tes.

“Pelaksanaanya hancur, panitianya ribut bikin nggak fokus. Pelaksanaannya juga molor hampir dua jam,” keluhnya.

Peserta juga mempersoalkan panitia yang menggunakan pengeras suara untuk memanggil peserta yang komputernya bermasalah. Semestinya panitia dapat mendatangi peserta secara langsung. Sehingga tidak mengganggu peserta tes yang lain.

“Sebagai peserta, saya merasa dirugikan karena pada saat tes sambungan internetnya rusak, sementara waktunya tetap berjalan,” ujarnya.

Melihat keluhan-keluhan itu, Nelly akan membahas hal itu bersama panitia tes CPNS nantinya. Ia berharap pelaksanaan CPNS Kota Mataram dapat berjalan dengan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan nantinya.

“Kita memang belum dapat jadwal pastinya. Setelah itu keluar, kita pastikan pelaksanaannya tepat waktu. Waktu pelaksanaannya juga kita harapkan dan kita usahakan nanti agar tidak molor,” ujarnya. (lin)