Pelaku Wisata Bali-NTB Sepakat Kolaborasi Bangkitkan Pariwisata

Pelaku wisata Bali dan NTB bertemu di kawasan The Mandalika, Kamis, 1 April 2021, guna menyepakati kolaborasi bersama membangkitkan kembali pariwisata kedua daerah.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Sejumlah perwakilan pelaku wisata asal Bali dan NTB, Kamis, 1 April 2021, menggelar business gathering di kawasan The Mandalika. Dalam kegiatan yang difasilitas Dinas Pariwisata (Dispar) NTB tersebut, para pelaku wisata kedua daerah bersepakat membangun sinergi dan berkolaborasi membangkitkan kembali sektor pariwisata Bali-NTB yang lesu terdampak Covid-19. Dengan event MotoGP Mandalika, diharapkan sebagai pemicu kebangkitan pariwisata kedua daerah.

Pertemuan itu sebagai tindaklanjut kesepakatan kerjasama di berbagai bidang yang telah ditandatangani Gubernur Bali dan Gubernur NTB sebelumnya, termasuk di bidang pariwisata. ‘’Bali dan NTB itu bertetangga. Dan, sama-sama mengembanga sektor pariwisata. Jadi sudah sewajarnya kedua daerah saling mendukung. Termasuk para pelaku wisata di dalamnya,’’ ujar Kepala Dispar NTB, L. Moh. Faozal, S.Sos.M.Si.

Iklan

Menurutnya, baik NTB maupun Bali punya posisi strategis. Di mana Bali sebagai hub-nya Indonesia bisa menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke NTB. Pun demikian halnya NTB dengan Pulau Lomboknya. Sebagai salah satu daerah super prioritas destinasi pariwisata nasional bisa menjadi magnet wisatawan untuk datang berwisata melalui Bali.

‘’Jadi tidak ada lagi istilah kompetisi antara Bali dan Lombok (NTB). Yang ada adalah kolaborasi,” tegasnya. Karena bagaimana pun juga masing-masing daerah punya potensi tersendiri yang tentunya akan berkembangan lebih cepat jika dilakukan dengan kolaborasi yang baik antar kedua daerah.

NTB khususnya Pulau Lombok terus berbenah dan mempersiapkan diri menyambut kembangkitan pariwisata. Vaksinasi bagi pelaku wisata di daerah ini terus dipercepatan. Penataan destinasi dan fasilitas penunjang pariwisata supaya sesuai dengan standar juga terus dimasifkan. Harapanya, begitu event MotoGP dihelat pariwisata sudah siap.

Semenara itu, Asisten II Setda NTB, Ir.H. Ridwan Syah, MTP mengatakan, keberadaan kawasan The Mandalika diharapkan bisa menjadi salah satu motor penggerak pariwisata NTB. Bahkan termasuk Bali nantinya. Tidak kalah penting, bisa mensejahterakan masyarakat di sekitarnya. ‘’Pariwisata merupakan back bone (tulang punggung) pembangunan di daerah ini,’’ katanya.

Ia pun mengajak para pelaku wisata di daerah ini tidak pesimis, karena adanya pandemi Covid-19. Walaupun diakui pandemi Covid-19 telah membawa dampak begitu besar bagi sektor pariwisata.   Tetapi rasa optimis harus tetap dijaga. Bahwa pariwisata akan kembali tumbuh dan berkembang.

Bahkan akan lebih maju dari sebelumnya. Karena banyak aspek yang bisa menunjang hal tersebut. “Kita akan segera menggelar event MotoGP, ini bisa menjadi salah satu pemacu kebangkitan pariwisata kita,” pungkas Ridwan Syah. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional