Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Wajib Jalani Karantina

I Gede Putu Aryadi (Suara NTB/nas)

PEMPROV NTB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mencatat jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang dipulangkan dari luar negeri telah mencapai 6.757 orang. Sebagaimana arahan Pemerintah Pusat, semua pelaku perjalanan luar negeri, wajib menjalani karantina selama lima hari untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk PMI asal Pulau Sumbawa, memang provinsi masih meng-handle. Kita jemput di bandara, petugas kami membawa ke Asrama Haji untuk dikarantina selama lima hari. Kita lakukan pemeriksaan dan skrining,” kata Kepala Disnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Senin, 26 April 2021.

Iklan

Sedangkan untuk PMI yang berasal dari Lombok Timur dan Lombok Utara, kata Aryadi, langsung dijemput oleh Pemda setempat di bandara. Kemudian langsung dibawa ke tempat karantina terpusat di daerah setempat. “Dan di kabupaten itu sudah ada tempat karantina untuk mencegah penularan Covid-19,” tuturnya.

Mantan Kepala Diskominfotik NTB ini mengatakan sebanyak 6.757 PMI yang telah dipulangkan tersebut, terbanyak dari Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat. Mereka dipulangkan ke Tanah Air, karena kontraknya sudah berakhir. “Selama bulan puasa, dua kali dalam seminggu ada pemulangan,” katanya.

Aryadi menyebutkan, pada bulan Januari, jumlah PMI NTB yang dipulangkan sebanyak 1.445 orang, Februari 1.409 orang, Maret 2.048 orang dan April 1.855 orang. Terbanyak dari Lombok Timur 3.366 orang, Lombok Tengah 2.289 orang, dan Lombok Barat 746 orang.

Kemudian, Lombok Utara 151 orang, Kota Mataram 78 orang, Sumbawa 47 orang, Bima 21 orang, Dompu 14 orang, Sumbawa Barat 10 orang dan Kota Bima 3 orang. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional