Pelaku Pembuang Orok Ditangkap di Rumah Kekasihnya

Kota Bima (Suara NTB) – Aparat Polres Bima Kota berhasil menangkap NU, yang diduga sebagai pelaku pembuang orok bayi. Perempuan berusia 25 tahun ini ditangkap di rumah kekasihnya AM (27), di Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota, Jumat, 3 Februari 2017.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Afrizal, S.IK kepada Suara NTB mengatakan, penangkapan oknum warga Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba ini tanpa ada perlawanan.

Iklan

Sebelum ditangkap, oknum ini sempat melakukan komunikasi dengan Bhabinkantimbas Penaraga, agar menjemputnya di kediaman pacarnya di Kelurahan Jatiwangi. Menerima informasi itu, sejumlah anggota langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Usai ditangkap pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Kasat, perbuatan tersebut telah diakui sendiri oleh pelaku. Berdasarkan keterangan yang diambil oleh penyidik, pelaku sengaja membuang orok bayi itu, untuk menghindari rasa malu karena telah berbadan dua tanpa ikatan pernikahan.

“Pelaku meminum obat penambah nafsu makan. Pada saat melahirkan kondisi bayi sudah meninggal sehingga dibuang ke sungai,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku akan dikenakan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman penjara di atas 15 tahun penjara.

“Kasus ini masih kita dalami untuk memastikan apakah ada keterlibatan oknum lain atau tidak,” terangnya.

Sebelumnya, orok bayi ditemukan di bantaran sungai Kelurahan Peranaga Kecamatan Raba pada Kamis, 2 Februari 2017. Dalam keadaan membiru pada sekujur tubuhnya serta mengeluarkan bau tidak sedap. Penemuan orok bayi berjenis kelamin perempuan tersebut praktis menggegerkan warga setempat. (uki)

  Pelajar di Huu Terjerat Kasus Pengeroyokan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here