Pelaksanaan Gelar TTG di Dompu Dinilai Paling Bagus

Dompu (Suara NTB) – Pelaksanaan gelar teknologi tepat guna (TTG) ke XVI tahun 2018 di Kabupaten Dompu berjalan sukses dan dinilai lebih baik dari kegiatan sebelumnya. Namun pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB diharapkan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pelaksanaan gelar TTG.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten / Kota se NTB yang menjadi bagian dari kegiatan gelar TTG ke XVI di Dompu, Rabu (4/4) kemarin seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Dompu, H. Supardi, S.Sos, M.Si kepada Suara NTB, Kamis kemarin.

Iklan

Menurutnya, bila dibandingkan dengan pelaksanaan gelar TTG tingkat Provinsi selama 3 tahun sebelumnya, persiapan dan pelaksanaan di Dompu dinilai lebih baik dalam penyiapan stan oleh masing – masing Kabupaten/Kota. “Ada nilai perubahan lebih baik, sehingga saya menyampaikan terimakasih,” kata H. Supardi.

Rapat koordinasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten / Kota se NTB di hari pertama pelaksanaan gelar TTG juga memutuskan tempat pelaksanaan gelar TTG tahun 2019 mendatang. Selain itu juga dilakukan evaluasi atas pelaksanaan gelar TTG di Kabupaten Dompu untuk diperbaiki pada pelaksanaan tahun 2019. “Bagaimana anggaran ini bisa dipertahankan atau dinaikan supaya kegiatan – kegiatan di tahun berikutnya supaya tidak jalan di tempat,” kata H. Supardi.

Dikatakan H. Supardi, pada pelaksanaan gelar TTG tingkat Provinsi di Dompu hanya ditanggung stan senilai Rp3 juta per Kabupaten / Kota dari anggaran Provinsi. Sisanya menjadi beban pemerintah daerah (Pemda) sebagai tuan rumah. “Seharusnya lebih banyak dibebankan ke Pemprov ketimbang Kabupaten. Ini lokusnya di daerah, tapi kegiatan Provinsi. Ini malah kegiatan ini dibebankan ke Kabupaten, seharusnya provinsi yang punya anggaran. Kita di Kabupaten hanya tempat. Tapi sekarang anggaran dibebankan di daerah,” jelasnya.

Kepala DPMPD Kabupaten Dompu, H. Supardi, S.Sos, M.Si berpose bersama dengan penemu produk inovasi teknologi yang dipamerkan di stan milik Kabupaten Dompu, Rabu (5/4).

Terkait hasil inovasi teknologi tepat guna (TTG) yang dipamerkan, H. Supardi akan terpilih 3 terbaik untuk diorbitkan pemerintah Provinsi ke perusahaan yang ingin mengembangkannya. Sehingga produk inovasi teknologi bisa berdaya guna dan berhasil guna untuk kepentingan masyarakat. “Pemerintah provinsi akan memilih 3 produk untuk diorbitkan,” katanya.

Kepala bidang PSDA dan TTG Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dukcapil Provinsi NTB, Didik Suwardi mengatakan, kegiatan gelar TTG di Kabupaten Dompu cukup spektakuler dan bagus. Karena kegiatannya juga dirangkaikan dengan kegiatan Festival Pesona Tambora 2018 dan peringatan hari jadi Dompu ke 203. “Saya melihat ini spektakuler dan sangat bagus. Ini dapat menggempita, tidak hanya di kancah NTB tapi juga di kancah nasional,” katanya.

Ia pun berharap pada pelaksanaan gelar TTG tahun 2019 akan datang, Kabupaten / Kota dapat berpartisipasi aktif dan menstimulus masyarakat dalam rangka menemukan inovasi – inovasi baru terkait teknologi tepat guna dengan  prinsip temuan ini bermanfaat bagi masyarakat, ramah lingkungan, biaya murah dan berkelanjutan. Ketentuannya, inovasi teknologi yang dipamerkan sudah digunakan oleh masyarakat paling tidak 100 otang. Produknya, dipatenkan di Direktorat Hakki untuk mendapatkan hak paten. Sehingga memiliki nilai ekonomis dan kepastian hukum. “Bila ada yang menduplikasinya, pasti ada sanksi hukumnya,” ungkapnya. (ula/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here