Pelaksanaan Event WSBK dan MotoGP, Ketersediaan BBM Dijamin Aman

Menteri ESDM resmikan SPBU BBM satu harga di Desa Mas-mas Kecamatan Batukliang Utara

Praya (Suara NTB) – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan selama gelaran event World Superbike (WSBK) maupun MotoGP di NTB, khususnya Pulau Lombok dijamin aman. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina sejauh ini terus melakukan berbagai persiapan, untuk bisa memastikan pasokan BBM tetap tersedia selama event balap internasional tersebut. Hal itu ditegaskan Menteri ESDM, Arifin Tasrif, kepada wartawan, Kamis, 16 September 2021.

Ditemui usai meresmikan SPBU satu harga di Desa Mas-mas Kecamatan Batukliang Utara, Menteri ESDM mengatakan, gelaran WSBK maupun MotoGP sendiri pastinya akan menyedot banyak orang untuk datang ke daerah ini. Yang secara tidak langsung akan memicu penambahan kebutuhan BBM. Karena mobilitas orang dan barang tentunya akan meningkat.

Iklan

Sehingga stok BBM-nya harus dipastikan aman. Supaya pergerakan dan mobilias masyarakat tidak terganggu. “Infrastruktur penunjang untuk bisa memastikan stok BBM aman, terus dilengkapi. Jadi masyarakat ataupun pengunjung tidak perlu khawatir akan ketersedian BBM nantinya,” ujarnya.

Selain itu, salah satu yang menjadi konsentrasi Kementerian ESDM sendiri jelang WSBK maupun MotoGP ialah bagaimana memastikan kebutuhan BBM untuk listrik di daerah ini aman. Supaya pembangkit-pembangkit listrik didaerah ini tetap hidup dan bisa menjamin pasokan listrik untuk event WSBK maupun MotoGP tersebut. Termasuk event-event kelas dunia lainnya yang bakal digelar di daerah ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Erika Retnowati, yang dikonfirmasi terpisah. Dikatakannya, pihaknya akan bertanggung jawab penuh dan siap menjamin ketersediaan BBM pada gelaran event WSBK maupun MotoGP. “Tanggung jawab kami memastikan BBM tersedia secara penuh diseluruh wilayah Indonesia. Apalagi untuk event kelas dunia, kita fokus untuk memastikan ketersedian BBM-nya aman,” ujar Erika.

Dari sisi infrastruktur penunjang, saat ini memang sudah ada dan tersedia. Namun untuk mengoptimalkan pelayanan, beberapa fasilitas akan ditambah. Misalnya, untuk fasilitas penampung BBM akan ditingkatkan kapasitasnya. Supaya stok BBM lebih banyak lagi yang tersedia. “Kita upayakan sebelum bulan Oktober, persiapan-persiapan yang dibutuhkan sudah selesai,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur PT. Pertamina, Mulyono, menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan BBM secara umum, Pertamina nantinya akan menambah SPBU serta gerai-gerai BBM di kawasan The Mandalika dan sekitarnya. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh BBM yang mudah dan cepat.

“Saat ini sudah ada dua penyalur BBM untuk kawasan The Mandalika. Nantinya juga akan gerai-gerai BBM, pelumas dan kebutuhan lainnya di sekitar kawasan The Mandalika. Ini semua untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM benar-benar terjamin aman,” tutup Mulyono. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional