Pelaksana Proyek Puskesmas Ropang Diminta Perbanyak Pekerja

Kabag Administrasi Pembangunan Setda Sumbawa bersama tim saat meninjau pembangunan Puskesmas Ropang.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Proyek lanjutan pembangunan Puskesmas Ropang, Kecamatan Ropang, mengalami keterlambatan. Hingga  bulan September ini, proyek dengan nilai sekitar Rp3 miliar tersebut belum mencapai angka 20 persen. Karenanya, pelaksana proyek diminta memperbanyak pekerja untuk mengejar progres.

Kabag Administrasi Pembangunan Setda Sumbawa, Usman Yusuf menyampaikan, pelaksanaan pembangunan lanjutan Puskesmas Ropang sudah berjalan dua bulan lebih. Penandatangan kontrak dilakukan pada Juni lalu. Saat ini progresnya masih di bawah 20 persen. Dari progres itu, tedapat deviasi negatif sekitar 10 persen. “Ini harus diantisipasi dengan serius. Semua deviasi harus segera dikejar. Jangan sampai itu menjadi situasi yang membuat pekerjaan telat dan didenda segala macam. Saya  sudah menyampaikan itu kepada kontraktor. Sehingga saya tekankan perbanyak tukang, ketimbang bayar denda,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 22 September 2021.

Iklan

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali melakukan monitoring evaluasi (monev) melihat situasi di lapangan. Kemudian berkoordinasi dengan PPK dan juga konsultan. Terkait progres pengerjaan, memang ada beberapa kendala. Di mana pada awal pengerjaan, sedikit terlambat. Karena pekerjaan yang dilaksanakan dua tahun lalu yakni 2019, sudah banyak yang rusak dan tidak layak pakai.  Sehingga harus dilakukan pembongkaran dan diperbaiki untuk memastikan semua konstruksi sesuai dengan spesifikasi. “Jadi beberapa pekerjaan itu harus dibongkar ulang. Seperti cor-coran untuk talang, beberapa bagian dari tembok, plafon, konstruksi jendela, pintu itu sudah banyak yang harus diganti. Bukan hanya diteruskan atau dilanjutkan terhadap apa yang sudah ada. Tapi Alhamdulillah sampai tahapan sekarang ini semua itu sudah dilewati. Sekarang sudah bergerak ke tahapan progres yang sesungguhnya,” terangnya.

Dalam rangka mengejar progres, pihaknya sudah meminta kepada pelaksana untuk memastikan ketersediaan tukang cukup. Kemudian barang-barang pabrikasi juga harus dipesan dari sekarang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan akibat  cuaca, mengingat sudah mulai turun hujan. “Sekarang juga sudah musim hujan, harus diperhatikan,” ucapnya.

Pihaknya berharap pembangunan lanjutan Puskesmas Ropang dapat dituntaskan sesuai dengan target. Sehingga puskesmas bisa difungsikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah setempat. “Sampai saat ini saya masih diberi rasa optimis dari kontraktor. Karena kita lihat mobilisasi tukang dan alat disana sudah bagus. Insya Allah, kita tidak berharap telat, tapi kalau pun terlambat tidak keluar di tahun ini,” pungkasnya. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional