Pelajar dan Mahasiswa Loteng di Yogyakarta Tuntut Perhatian Pemda

Praya (Suara NTB) – Puluhan pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang saat ini menimba ilmu di Yogyakarta menyampaikan keluhan perihal minimnya perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Sebagai warga Loteng, para pelajar dan mahasiswa ini punya hak yang sama untuk diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Keluhan tersebut disampaikan perwakilan pelajar dan mahasiswa Loteng di Yogya dalam acara silaturahmi dan halal bihalal di Gedung PKK Loteng, Minggu 17 Juli 2016.

Mereka mengungkapkan tidak adanya perhatian Pemkab Loteng bisa dilihat dari kondisi asrama mahasiswa Loteng di Yogyakarta. Di mana kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Padahal asrama ini merupakan aset milik pemerintah daerah. Di satu sisi, banyak pelajar dan mahasiswa asal Loteng di Yogyakarta yang tinggal di asrama.

“Bayangkan sudah sejak lama, asrama tersebut belum tersentuh perbaikan. Sehingga kondisinya sudah mulai rusak. Terutama di bagian atas asrama yang sudah mulai bocor. Dan, itu sudah sejak lama terjadi. Namun belum ada sentuhan perbaikan dari pemerintah daerah selaku pemilik aset hingga sekarang ini,” ungkap Taufik, perwakilan pelajar dan mahasiswa Loteng Yogyakarta.

Menurutnya, sebagai aset milik daerah sudah sepantasnya asrama yang banyak ditinggali oleh putra daerah tersebut mendapat perhatian. Bukan hanya sebagai bentuk perhatian terhadap aset fisik milik daerah semata. Tetapi juga aset non fisik berupa sumber daya manusia (SDM) daerah yang tengah menimba ilmu di luar daerah.

Menjawab keluhan ini, Ketua DPRD Loteng, H. Achmad Puaddi FT, SE, berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi ini. Namun, pihaknya juga meminta para pelajar dan mahasiswa supaya bisa memaklumi kondisi anggaran daerah. “Sekuat tenaga kita akan bantu. Terutama terkait soal kondisi asrama. Supaya ke depan kondisi asrama bisa lebih layak,” janjinya.

Pihaknya akan mengupayakan dana perbaikan pada APBD Perubahan 2016. Meski dana yang dialokasikan tidak besar bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi asrama yang rusak. Diakuinya, asrama Loteng yang rusak tidak hanya di Yogyakarta, tapi di Kota Malang kondisinya memprihatinkan. (kir)