Pelabuhan Kempo Jadi Penyumbang PAD Terbesar

Pelabuhan Soro Kempo. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pelabuhan Kempo termasuk penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Agustus 2021, realisasi PAD dari jasa pelabuhan Kempo mencapai Rp368 juta dan jasa kir kendaraan bermotor sekitar Rp200an juta. Pada 2020 lalu, pelabuhan Kempo menyumbang hingga Rp414 juta ke kas daerah  sebagai PAD.

Anshar, SH kepala pelabuhan Soro Kempo kepada Suara NTB, Jumat, 1 Oktober 2021 mengungkapkan, pemanfaatan pelabuhan Soro Kempo sangat dipengaruhi oleh ketersediaan jagung. Karena tiga pengusaha dan pemilik gudang jagung Dompu rata – rata memanfaatkan pelabuhan Soro Kempo untuk pengiriman jagungnya. “Kecuali, pengiriman untuk jagung di atas 3 ribu ton, mereka akan memanfaatkan pelabuhan Bima atau Sumbawa,” katanya.

Iklan

PAD dari pelabuhan Soro Kempo, kata Anshar, dipengaruhi oleh siklus produksi jagung. April – Agustus menjadi puncak panen raya jagung, sehingga banyak kapal bersandar untuk muat jagung. Kalaupun ada sesudah atau sebelum itu, tidak banyak kapal yang akan bersandar.

Anshar juga mengaku, keterbatasan fasilitas pendukung di pelabuhan Soro Kempo membuat angkutan barang lainnya juga tidak bisa dilakukan. Seperti untuk semen yang mengharuskan ada gudang singgah di sekitar pelabuhan. “Kalau ada gudang singgahnya, semen tiga roda dan tonasa akan tetap menggunakan pelabuhan Soro,” terangnya.

Terkait rencana dukungan Kementrian Perhubungan RI untuk menyiapkan fasilitas pendukung pelabuhan Soro Kempo, Anshar mengaku, pada 2022 mendatang akan disiapkan anggaran sekitar Rp7 M. Alokasi ini direncanakan untuk fasilitas pendukung seperti pengaspalan tempat parkir, penerangan pelabuhan, air bersih dan lainya. “Kalau untuk penyiapan alat bongkar muat, belum ada,” katanya. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional