Pekan QRIS 2020 Sukses, BI NTB Sasaran 50.000 Merchant

Pekan QRIS Nasional 2020 yang dilaksanakan oleh BI NTB bersama industri keuangan dan stakeholders lainnya. (SuaraNTB/bul)

Mataram (suarantb.com) – Bank Indonesia Provinsi NTB sukses menyelenggarakan kampanye Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Provinsi NTB. Puncaknya, diselenggarakannya puncak pekan QRIS di arena car free day di Udayana, Kota Mataram. Minggu 15 Maret 2020.

Bank Indonesia Provinsi NTB, menggandeng industri keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama-sama memanfaatkan arena car free day di Jalan Udayana Kota Mataram dengan mengajak secara terbuka seluruh element masyarakat menggunakan sistem pembayaran dengan QRIS.

Iklan

Hadir oleh seluruh perbankan yang telah memiliki izin penerbitan QRIS, merchant (toko/ pemilik usaha) pemilik QRIS, serta masyarakat umum. Puncak pekan QRIS ini dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani.

Achris Sarwani menyampaikan, bahwa alternatif pembayaran ini memiliki penggunaan yang sangat luas dan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. QRIS sebagai inovasi di sistem pembayaran akan lebih meningkatkan efisiensi perekonomian, pemberdayaan UMKM, dan sistem keuangan yang inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat di NTB.

Menurut data dari ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) terdapat 29 ribu merchant yang sudah terdaftar sebagai merchant QRIS di NTB, dimana Kota Mataram menjadi daerah dengan jumlah merchant terbanyak yaitu 7ribu merchant, diikuti oleh Kabupaten Lombok Timur sejumlah 6.000 merchant. Sampai akhir tahun 2020, perbankan menargetkan minimal 50.000 merchant di NTB memiliki QRIS, tambah Achris Sarwani.

Sejak diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu, QRIS terus didorong menjadi salah satu alternatif pembayaran yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bank Indonesia bersama Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) baik bank maupun non bank, terus menggalakkan alternatif pembayaran menggunakan QRIS karena memang sistem yang digunakan sangat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Seluruh masyarakat berhak menggunakan sarana pembayaran ini, dan seluruh masyarakat juga berhak untuk memiliki QRIS masing-masing. Hal yang harus dilakukan adalah menghubungi langsung PJSP yang dipilih untuk proses akuisisi.

Kegiatan PQN kemarin merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia sejak tanggal 9 Maret 2020, secara serempak di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan terdiri dari 3 tahapan yaitu customer focus, merchant focus, dan diakhiri dengan puncak PQN.

Pada rangkaian customer focus, kampanye edukasi tentang QRIS dilakukan melalui berbagai media seperti baliho, talkshow di radio, serta publikasi pada media online daerah. Hal ini untuk memberikan informasi terkait dengan apa itu QRIS, cara penggunaan dan manfaat bertransaksi menggunakan QRIS kepada masyarakat luas.

Rangkaian kegiatan berikutnya yaitu merchant focus dimana Bank Indonesia Provinsi NTB melaksanakan kegiatan diskusi terbuka selama empat hari. Kegiatan dimulai pada hari Selasa (10/4/2020) hingga Jumat (13/4/2020) dengan target audience terdiri dari pengurus lembaga pendidikan seperti sekolah, universitas, dan pondok pesantren, pedagang baik pedagang besar, toko, swalayan, pedagang eceran, hingga Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), pengelola tempat ibadah, serta masyarakat secara umum.

Dengan pelaksanaan kegiatan Pekan QRIS Nasional yang telah dilakukan selama 2 minggu ini, Bank Indonesia berharap masyarakat akan lebih memahami tata cara dan manfaat penggunaan QRIS dalam bertransaksi, sehingga ke depan penggunaan transaksi non tunai menggunakan QRIS khususnya untuk transaksi retail di masyarakat akan semakin meningkat dan luas, tambah Achris Sarwani.

QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code yang kalian lakukan lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Dengan adanya QRIS, maka sekarang seluruh transaksi pembayaran yang menggunakan QR Code hanya memerlukan satu QR Code saja karena kode QR itu yang sudah terintegrasi dengan seluruh aplikasi yang menyediakan dan/atau menerima pembayaran dengan QR code. Jadi, tidak perlu lagi dihadapkan dengan berbagai macam QR Code dalam satu merchant, karena dengan QRIS, cukup satu QR Code untuk semua.(bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional