Pekan Depan, Penyaluran BLT DD Tahap II

Penyerahan BLT Dana Desa di desa Sapugara Bree kecamatan Brang Rea, Jumat, 29 Mei 2020.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya bisa menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung (BLT) Dana Desa tahap pertama.

Informasi yang diperoleh Suara NTB, Jumat, 29 Mei 2020, desa yang terakhir tercatat menyalurkan salah satu bantuan pemerintah untuk penanganan dampak sosial ekonomi wabah virus corona itu, adalah desa Seminar Salit. Salah satu desa di kecamatan Brang Rea ini baru menyerahkan BLT Dana Desanya tersebut kepada warganya pada Jumat, 29 Mei 2020.

Iklan

Dari data yang ada, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa yang disalurkan oleh 57 desa di KSB tercatat sebanyak 6.875 Kepala Keluarga (KK). Adapun total dana yang tersalurkan sebesar Rp4.125.000.000.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, Mulyadi yang dikonfirmasi, membenarkan jika kini seluruh desa telah menyalurkan BLT Dana Desa tahap pertamanya. “Alhamdulillah target kita menyelesaikan yang tahap pertama pekan ini tercapai,” katanya.

Dengan selesainya penyaluran tahap pertama itu, Mulyadi mengatakan, kini desa-desa sudah mempersiapkan untuk mendistribusikan BLT Dana Desa tahap keduanya atau penyaluran periode bulan Mei. Dan jika tidak ada halangan, sejumlah desa telah mengkonfirmasi kesiapan penyalurannya pada pekan depan.

“Salah satu desa yang sudah mengkonfirmasi menyatakan siap mencairkan BLT (dana desa) tahap duanya yakni desa Tongo, Sekongkang. Katanya mereka sudah siap tanggal 2 Juni besok,” ungkap Mulyadi.

Mantan kepala pelaksana BPBD KSB ini mengaku, sangat bersyukur dengan kelancaran proses pencairan BLT Dana Desa tahap I ini. Meski diungkapkan, di awal prosesnya banyak muncul keluhan dari pemerintah. Terutama soal syarat penerima dan prosedur pendataan KPM yang dianggap merepotkan pemerintah desa. “Tapi keluhan-keluhan itu masih sifatnya normatif. Begitu juga dengan protes masyarakat yang pada akhirnya bisa diselesaikan oleh pemerintah desa setempat,” timpalnya seraya menambahkan, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap pencairan BLT Dana Desa tahap pertama itu.

“Evaluasi oleh desa dan kami tentu akan kita laksanakan. Ini supaya pada pencairan tahap selanjutnya, kekurangan yang terjadi sebelumnya bisa dibenahi,” pungkas Mulyadi. (bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here