Pekan Depan Beras PPKM Mulai Didistribusikan di Dompu

Sawaludin Susanto. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Pendistribusian beras bagi masyarakat terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Dompu direncanakan pekan depan. Ini sesuai kesiapan transporter yang akan mendistribusikan beras kepada 22 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Divre Bulog cabang Bima, Sawaludin Susanto kepada Suara NTB, Minggu, 25 Juli 2021 mengatakan kesiapan pihaknya untuk mendistribusikan beras cadangan pemerintah pusat bagi mereka yang terdampak PPKM di kabupaten Dompu. Beras yang dibutuhkan untuk bantuan ini sebanyak 220 ton dan akan didistribusikan kepada 22 ribu KPM di Dompu. “Kita punya cadangan setara beras ada 11 ribu ton,” katanya.

Iklan

Beras ini, kata Sawaluddin, merupakan beras yang diserap dari petani melalui mitra Bulog. Cadangan beras Bulog Bima ini juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras di daerah lain, termasuk beberapa daerah di NTT. “220 ton beras yang akan disalurkan ini merupakan beras kualitas medium,” ungkapnya.

Ia pun mengaku, kesiapan Bulog bersama Dinas Sosial untuk menyalurkan beras bagi terdampak PPKM. Namun selama ini untuk Kabupaten Dompu belum disalurkan karena terkendala transporter yang akan mendistribusikan beras kepada KPM. Karena nama – nama KPM dikirim langsung oleh kementerian sosial. “Kalau kita dan Dinsos sudah siap, tapi pengangkutnya yang kita tunggu,” terangnya.

Namun Sawaludin mengaku, pada Senin atau Selasa (26 – 27/7) ini akan menggelar rapat bersama Dinas Sosial terkait rencana penyaluran beras PPKM. Karena transporter direncanakan berada di Bima dan Dompu, Senin, 26 Juli 2021 ini. “Besok kami akan rapat dulu dengan Bima. Kalau terkejar, besok sore rapat dengan Kadis Sosial,” katanya.

Sementara penerima beras PPKM ini adalah mereka yang menerima program PKH dan penerima bantuan tunai Covid-19 dari pusat. “Kalau program penyerapan gabah petani untuk bantuan bagi ASN yang dilakukan Gubernur itu berbeda dengan program ini,” ungkap Sawaludin Susanto. (ula)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional