Pegawai Suspect Covid-19, Dikes Kota Bima Batasi Aktivitas Pegawai

Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, tampak lengang akibat pembatasan aktivitas pegawai, Rabu, 14 Juli 2021.(Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Dua orang pegawai pada Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, terkonfirmasi suspect Corona Virus Disease (Covid-19). Akibatnya, aktivitas pegawai dibatasi hingga kurang dari 50 persen.

Sekretaris Dikes Kota Bima, Ahmad, S. Sos., dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 14 Juli 2021 membenarkan adanya dua pegawai yang dinyatakan suspect Covid-19. Temuan tersebut memaksanya harus membatasi aktivitas pegawai untuk meminimalisir resiko penularan Covid-19. “Sekarang memang kita batasi masuk kerja karena ada dua pegawai suspect Covid-19,” ujarnya.

Iklan

Pembatasan aktivitas pegawai, lanjut dia, mulanya diterapkan 50 persen sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Namun mengingat adanya temuan pegawai terindikasi kuat terpapar Covid-19, pembatasan diberlakukan hingga di bawah 50 persen.

Terhadap kedua orang itu, pihaknya sudah mengarahkan untuk isolasi mandiri di rumah sampai ada hasil pemeriksaan sampel swab dari laboraturium. Sementara petugas lain melakukan penelusuran terhadap siapa saja yang pernah kontak erat dengan mereka, termasuk anggota keluarga satu rumah. “Untuk awal ini di lingkungan kantor dulu baru nanti keluarga satu rumah,” jelasnya.

Selain penelusuran kotak, ruang kerja yang bersangkutan telah disemprot cairan disinfektan untuk mengantisipasi tertularnya pegawai lain yang memiliki jadwal masuk kerja. Disinggung data kasus positif dan kematian terakhir akibat Covid-19, Ahmad belum bisa merincinya secara detail, tetapi secara umum ada penambahan kasus di tengah PPKM Mikro saat ini. “Rincinya saya tidak ingat tapi cenderung ada penambahan kasus positif Covid-19,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional