Pegawai PDAM Bima Datangi DPRD, Adukan Nasib Tak Digaji 27 Bulan

Pegawai dan karyawan PDAM Bima mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bima menuntut gaji 27 bulan yang belum dibayar, Senin, 1 Maret 2021.(Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Pembayaran gaji terhadap ratusan pegawai dan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bima selama 27 bulan, masih menemui jalan buntu karena hingga kini belum ada kejelasan kapan gaji mereka dibayarkan.

Usai mendatangi kantor Bupati Bima, dan gagal bertemu Sekretaris Daerah, belum lama ini. Puluhan pegawai dan karyawan PDAM Bima mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bima, Senin, 1 Maret 2021 untuk mengadukan nasib yang serupa.

Iklan

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Komisi II DPRD, M. Natsir S.Sos serta Wakil Ketua DPRD Yasin S.Pd. Selanjutnya anggota Dewan mempersilahkan perwakilan PDAM Bima untuk menyampaikan aspirasinya.

Pada kesempatan itu, perwakilan pegawai PDAM Bima, Ahmad menyampaikan sejumlah tuntutan, yakni meminta DPRD Kabupaten Bima agar mendesak Pemkab Bima segera membayar gaji ratusan pegawai dan karyawan PDAM Bima selama 27 bulan.

“Selain itu kami meminta DPRD segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal agar PDAM bisa tetap maju dan sehat,” kata Ahmad.

Lebih lanjut Ia mengatakan gaji yang belum dibayarkan selama 27 Bulan membuat mereka tidak fokus bekerja melayani kebutuhan air masyarakat, karena harus bekerja sampingan untuk mencukupi kebutuhan keluarga setiap hari.

“Nasib kami kedepan juga tidak jelas. PDAM terancam bubar jika tidak lagi diberikan penyertaan modal oleh Pemerintah,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima, M. Nasir, S.Sos, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan pegawai PDAM Bima dengan memanggil beberapa pihak terkait. Salahsatunya Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bima.

“Kami juga akan memanggil Direktur Utama PDAM Bima membahas bersama persoalan ini, terutama mencarikan solusi berkaitan dengan gaji 27 bulan yang belum dibayar,” katanya.

Terlepas dari itu Duta PAN ini meminta pegawai dan karyawann PDAM Bima agar tidak mogok kerja. Diharapkan tetap melayani kebutuhan air masyarakat (pelanggan) seperti biasa. “Setelah pertemuan ini kami tidak terjadi lagi yang mogok kerja. Yang jelas kita akan perjuangkan aspirasi teman-teman ini,” pungkasnya. (uki)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional