Peduli Kemanusiaan, Ketua DPRD Lobar Hibahkan Tanah untuk Rumah Anak Yatim di Sekotong

Ketua DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah turun ke tempat tinggal keluarga yatim di Telaga Lupi Sekotong. Ia menghibahkan tanah untuk pembangunan rumah anak yatim tersebut.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) -Keluarga anak yatim yang berdomisili di Dusun Persiapan Telaga Lupi Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong mengundang kepedulian banyak pihak. Sejumlah pihak tergerak memberikan bantuan kepada keluarga yang tak memiliki rumah ini. Salah satunya, Hj. Nurhidayah. Hj. Dayah sapaan akrab Ketua DPRD Lombok Barat ini, membelikan lahan seluas satu are untuk pembangunan rumah anak yatim tersebut.

Senin, 18 Januari 2021, Hj. Dayah turun ke tempat tinggal keluarga yatim tersebut. Hj. Dayah bersama ajudan naik sepeda motor ke tempat tinggal keluarga yatim ini. Lantaran kendaraan dinas tidak bisa melewati jalan rusak menuju daerah itu. Tanpa rasa takut, politisi Gerindra ini dibonceng melewati jalan tanah, rusak dan berbatu sepanjang 1,5 kilometer lebih. Tiba di tempat tinggal keluarga yatim itu, politisi perempuan asal Gunungsari ini diterima oleh Sumarni dan warga.

Iklan

Setelah bersalaman, Hj. Dayah langsung mengecek tanah yang mau dibayarkan untuk tempat pembangunan rumah anak yatim. Dan langsung bertemu dengan pemilik tanah. Transaksi jual beli tanah langsung diproses, disaksikan ketua RT dan warga sekitar. Surat jual beli ditandangani oleh pemilik tanah dan pembeli. Setelah jual beli selesai, ketua DPRD Lobar ini menghibahkan tanah itu ke Sumarni. Untuk pembangunan rumahnya sendiri, nantinya berbagi tugas dengan pihak terkait seperti desa, Yayasan Kemanusiaan EF dan KNPI Sekotong yang lebih dulu melakukan pendampingan.

“Saya dapat informasi (dari media) kalau ada anak yatim belum punya rumah, karena tidak punya lahan. Dan saya bayarkan dan hibahkan tanah seluas satu are ini untuk tempat bangun rumah keluarga yatim. Ini murni kemanusiaan dan saya niatkan untuk anak yatim ini,”jelas dia disambut rasa syukur dari Sumarni dan warga sekitar yang kebetulan menyaksikan.

Apa yang dilakukan atas rasa kemanusiaan. Pihaknya membantu apa yang dilakukan pihak yayasan Kemanusiaan dan KNPI untuk membantu anak yatim tersebut. Terutama menyangkut pengadaan lahan untuk pembangunan rumah bagi anak yatim tersebut.

Ke depan, ia berharap gerakan bersama untuk menangani warga miskin yang tak punya rumah, seperti yang dilakukan di Sekotong. Karena ketika diintervensi melalui RTLH, justru kendala banyak tidak punya lahan. Sehingga tidak bisa dibangunkan rumah. Karena itu penting butuh kerja sama semua pihak, mulai dari NGO, lembaga pergerakan dan yayasan mendata jumlah masyarakat tidak punya rumah dan lahan.

“Nanti kita berbuat seperti apa ke depan, apalah perlu dukungan, kalau dari Pemda bisa mendukung pembangunan. Kemudian dilakukan donasi untuk biayai lahan. Program semacam ini bagus,”imbuh dia.

Sementara itu, Sumarni tak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena telah dibelikan tanah oleh ketua DPRD. “Alhamdulillah, mudahan ibu panjang umur dan murah rezeki,”kata Sumarni.

Demikian juga Ketua RT 7, Jahre mengaku sangat bersyukur dengan bantuan dari ketua DPRD ini. Ia berharap rumah bagi anak yatim ini segera dibangun,”karena lahan sudah dibayar,”harap dia.

Ketua KNPI Kecamatan Sekotong, Samiin yang ikut turun di lokasi mengatakan pihaknya akan membantu membangun rumah anak yatim tersebut. “Insy Allah hari Rabu dilakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah,”jelas dia. (her)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional