Pedagang di Pasar Mandalika Keluhkan Kondisi Saluran

Mataram (Suara NTB) – Pedagang nasi di Pasar Mandalika, Bertais mengeluhkan kondisi saluran yang buruk di depan warung mereka. Air di saluran yang berada di depan kantor pasar ini tak tertampung dan meluber ke jalan. Selain terkesan jorok dan kumuh, bau busuk juga tercium dari luapan air tersebut. Salah seorang pemilik warung nasi, Hj. Helmiah kepada Suara NTB mengatakan kondisi ini telah berlangsung cukup lama, sekitar dua tahun.

“Sangat bau ini apalagi dicampur sampah,” keluhnya. Di dekat saluran tersebut juga terdapat kontainer sampah. Ia mengatakan walaupun kondisi tidak sedang musim hujan, air dari saluran akan tetap meluap. Sementara jika terjadi hujan deras, luapan saluran akan menggenangi badan jalan. “Kalau hujannya besar, sampai jalan ini banjir,” katanya.

Iklan

Karena saluran yang rusak tersebut tepat berada di jalan masuk menuju ke dalam pasar, para pedagang maupun warga yang berbelanja merasa kesulitan masuk ke dalam pasar. Rencana perbaikan saluran tersebut telah didengar sejak lama. Namun hingga kini belum ada realisasi. “Katanya mau diperbaiki. Tapi belum sampai sekarang,” ujarnya. Jika nantinya saluran tersebut diperbaiki, Helmiah belum tahu apakah nantinya ia dan para pedagang lainnya yang mendirikan warung di dekat saluran akan dipindah.

Kondisi yang sama juga dikeluhkan pemilik warung nasi lainnya, Khadijah. Ia merasa sangat terganggu dengan kondisi saluran yang buruk tersebut. “Jangan bilang terganggu, lebih terganggu lagi,” ujarnya. Keluhan ini juga kerap disampaikan kepada kepala pasar. Jika hujan besar, bahkan luapan air saluran masuk dan menggenangi lantai warungnya. “Ndak hujan aja begini, tiap hari begini. Karena airnya datang dari wilayah atas (air kiriman),” jelas Khadijah.

Pada 2016 lalu, hanya area dalam pasar yang diperbaiki baik saluran maupun jalannya. Dengan demikian saat hujan melanda dapat dipastikan kawasan pasar bebas becek dan genangan sebagaimana biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Sementara bagian luar pasar belum ditangani.

Pemkot Mataram melalui Dinas Perdagangan berencana melakukan penataan pasar-pasar tradisional. Pasar tradisional di Mataram akan dikonsep lebih modern dari sisi penataan dan pengelolaannya. Untuk penataan ini, ada tiga pasar tradisional yang akan dijadikan proyek percontohan, salah satunya Pasar Mandalika. Tahun ini revitalisasi pasar induk ini juga akan dilanjutkan. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here