Tim catur putri NTB, Yeyen Rara Bafa (kiri) sedang bertanding melawan pecatur asal Kaltim, Chelsie Monica Sihite di nomor catur cepat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Merauke, Papua belum lama ini. (Suara NTB/kontingen PON)

Merauke (Suara NTB) – Pertandingan nomor catur kilat dan catur cepat sudah berakhir, Jumat (8/10) lalu. Di dua nomor ini NTB gagal meraih medali, Sabtu, 9 Oktober 2021 tim catur NTB yang diperkuat enam atlet masih akan bertanding di nomor catur klasik.

“Mudah-mudahan atlet catur NTB bisa meraih medali di catur klasik,” ucap Manajer Catur NTB, Tahir Royaldi kepada Suara NTB, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Iklan

Tahir mengatakan pecatur NTB sudah berusaha maksimal dipertandingan catur klasik dan cepat Namun belum beruntung, sehingga keenam atlet NTB gagal mempersembahkan medali.

Meski gagal, namun Tahir mengatakan bahwa penampilan pecatur NTB di event tersebut cukup diperhitungkan. Dicontohkannya, Miftahurrahman yang tampil di nomor perorangan kilat sempat meraih peringkat keempat, namun sayang diakhir laga, prestasi Miftahurrahman turun ke posisi enam karena kalah di babak akhir.

“Sayang sekali pak Miftahurrahman kalah di babak akhir sehingga gagal raih medali. Kalau menang di babak sembilan Mifta bisa dapat perunggu,” jelasnya.

Sementara itu Miftahurrahman mengatakan dirinya sudah bermain maksimal, bahkan ia unggul secara materi di babak akhir. Namun karena kalah cepat, sehingga ia dinyatakan kalah. “Di babak akhir saya unggul materi, tapi dinyatakan kalah karena kalah waktu,” jelasnya.

Selanjutnya tim putri NTB, Yeyen Rata Bafa juga sempat menempati peringkat empat di babak awalawal catur cepat, karena sempat unggul dua kali pertandingan. Namun di babak akhir Yeyen malah tak bisa mempertahankan poinnya karena memang mengalami kekalahan di beberapa babak akhir.

Selain gagal di nomor perorangan, tim catur beregu NTB yang diperkuat Ardian, Edyson, M. Nuh dan Wahyullah juga kalah di pertandingan catur kilat dan cepat. Pecatur beregu NTB mengaku tidak bisa berbuat banyak di dua nomor tersebut karena dua nomor tersebut bukan nomor andalan mereka.

“Kita kurang bisa di catur cepat dan kilat. Mudah-mudahan kami bisa meraih medali di catur klasik karena memang nomor andalan kami,” ucap Edyson mewakili tiga rekannya. (fan)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional