PDP Meninggal di Bima Negatif Covid-19

Tabel sebaran dan angka kewaspadaan Covid-19 di NTB. (Sumber : BPBD NTB)

Mataram (Suara NTB) – Dua warga yang masuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hasil tes swab-nya dinyatakan negatif Corona. Salah satunya, pasien yang meninggal asal Kecamatan Donggo Kabupaten Bima beberapa waktu lalu. Tim Gugus Tugas Covid-19 masih menunggu hasil uji lab dua PDP Kota Mataram.

PDP yang meninggal tanggal 18 Maret lalu itu sebelumnya mengalami sakit sejak dibawa dari Jakarta. Setelah satu hari dirawat, pasien perempuan itu meninggal di ruang isolasi RSUD Bima.

Iklan

“Setelah melalui uji lab, negatif Covid-19,” kata Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik,  Minggu, 29 Maret 2020. Satu lagi PDP Warga Negara Asing (WNA) PDP yang meninggal, juga dipastikan hasil uji swab negatif Corona.

Ada dua total PDP yang juga meninggal di Kota Mataram. Satu PDP di Dasan Agung, meninggal Jumat lalu dan satu lagi di Karang Medain meninggal Sabtu kemarin. Sampel swab untuk dua almarhum sudah dikirim ke laboratorium Balitbang Kemenkes RI.

Setelah hasilnya keluar, maka akan segera diumumkan pihaknya. ”Jika PDP yang meninggal hasil labnya positif, maka akan dicantumkan dalam data meninggal karena Covid-19,” sebut Ahsanul Khalik.

Dijelaskan, tes swab merupakan pemeriksaan lab yang dilakukan dengan pengambilan cairan  pada hidung atau tenggorokan. Dari hasil tes swab inilah keberadaan virus corona dalam tubuh dapat diketahui. Diagnosis Corona didapat melalui swab terhadap  sampel yang dikirim ke laboratorium di Litbangkes Kemenkes RI.

Dalam catatan terbaru, untuk jumlah pasien positif Covid-19 masih dua orang. Sementara PDP berkurang menjadi 24 orang setelah 19 orang selesai dalam pengawasan. Terkait data Orang Dalam Pemantauan (ODP), sudah mencapai 708 orang, orang selesai dalam pemantauan 230 orang.

Pihaknya di gugus tugas Covid-19 tetap mengingatkan agar masyarakat tidak buru buru mengambil kesimpulan pada setiap kejadian berkaitan dengan wabah Corona, kecuali menunggu informasi resmi dari pemerintah. (ars)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional