PDAM Giri Menang Kewalahan Penuhi Permintaan Sambungan Air Bersih

Giri Menang (Suara NTB) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang kewalahan memenuhi permohonan sambungan air bersih untuk melayani sejumlah perumahan yang ada di Lombok Barat (Lobar). Pasalnya jumlah sambungan ini mencapai ribuan sambungan. Belum lagi melayani permintaan masyarakat untuk sambungan air bersih. Untuk itulah pihak PDAM sendiri mencari sumber air baku dengan memanfaatkan air sungai yang ada.

Ditemui usai pembagian ribuan paket sembako di Gedung Seni dan Budaya Narmada, Lobar, Kamis, 7 Juni 2018, Direktur Utama PDAM Giri Menang H. L. Ahmad Zaini, ST., menegaskan, kondisi saat ini terjadi pertambahan pelanggan didorong dengan bertambahnya jumlah perumahan bersubsidi di Lobar. “Jumlah yang diminta pun tak tanggung-tanggung, bisa mencapai dua hingga tiga ribu lebih. Sehingga membuat kami (PDAM) cukup kewalahan. Terutama permintaan di sekitar bypas BIL II, perumahan di sana tumbuh. Satu sisi tidak boleh ada galian air dangkal,” ungkap Zaini.

Iklan

Untuk memenuhi permintaan pelanggan, PDAM Giri Menang pun juga terus berupaya meningkatkan sumber-sumber mata air di daerah. Mulai dari pengolahan air Sungai Dodokan dan kehadiran Bendungan Meninting sebagai sumber air baku.

Lebih kata Zaini, sejauh ini pihaknya berhasil meningkatkan jumlah pelanggan dua kali lipat. Jika dibandingkan sejak awal berdiri tahun 1980 hingga 2011, jumlah pelanggan PDAM mencapai 69 ribu. Namun sejak tahun 2011 hingga awal tahun 2018, telah mencapai 130 ribu pelanggan. “Meningkat drastis, dua kali lipat pelanggannya,” ucap Direktur Utama PDAM tiga periode ini.

Peningkatan ini, kata dia, didukung dengan efisiensi pegawai. Dari 155 pegawai sejak awal tahun 2011, hanya bertambah delapan orang pegawai tahun ini. “Kita tekankan efisiensi pegawai,” tambahnya.

Melihat peningkatan pelanggan ini, pihaknya gencar meningkatkan pelayanan maksimal bagi pelanggan. Khususnya fitur-fitur PDAM yang dapat dimonitor dengan perkembangan informasi teknologi (IT).”Kami komitmen kembangkan IT ini untuk memuaskan pelanggan. Kalau IT sudah bagus, maka penyedian dan pelanggan pun akan sama-sama puas,” ucap Zaini.

Karena itulah, lanjutnya, penting menjadi perhatian bersama adalah keberlangsungan sumber mata air di tengah pertambahan pelanggan, khususnya di wilayah Narmada-Lingsar. Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian sosial PDAM kepada masyarakat yang tinggal di sekitar sumber mata air, diperlukan perhatian yang lebih.“Kelestarian dan keberlangsungan sumber mata air ini tanggung jawab semua pihak, salah satu caranya dengan memberikan perhatian seperti ini (pembagian sembako) pada mereka,” jelasnya. (her)