Pathul Belum Terima Dukungan Golkar di Pilkada Loteng

L. Pathul Bahri (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Arah dukungan Partai Golkar di Pilkada Kabupaten Lombok Tengah masih dinamis. Meskipun Golkar NTB telah mengusulkan nama pasangan L. Pathul Bahri-Nursiah, akan tetapi keputuskan akhir DPP Golkar tidak tertutup kemungkinan bisa berubah arah ke pasangan calon lain.

Isu tersebut juga cukup santer mencuat di internal Golkar. Disebutkan hasil Musda Golkar NTB akan ikut mempengaruhi peta dukungan Golkar di Pilkada Lombok Tengah. Pasalnya sebagian sikap politisi Golkar lebih menghendaki supaya mengusung kader sendiri di Pilkada Lombok Tengah.

Iklan

Melihat situasi dinamika politik di internal Partai Golkar itu sendiri, Fathul Bahri yang dikonfirmasi juga belum berani banyak bicara terkait dukung Golkar kepada dirinya. “Itu urusan internal Golkar. Ndak berani kita dikte urusan internal partai orang,” ucap Pathul saat di tanya terkait dengan kepastian dukungan Golkar akan jatuh ke tangan pasangan Pathul-Nursiah.

Diketahui, Golkar sendiri memberikan dukungan kepada Pathul dengan syarat harus menjadikan Nursiah sebagai pasangan calon wakilnya. Nursiah sendiri diajukan Golkar lantaran semua kader Golkar yang dijagokan dari trah keluarga Bodak, mengundurkan diri.

Tapi melihat dinamika politik di internal Golkar jelang Musda tersebut, menerima Nursiah sebagai calon Wakilnya, belum menjadi jaminan kepastian bagi Fathul untuk mendapatkan tiket dukungan partai Golkar. Pathul sendiri sangat menyadari tingginya dinamika politik Musda Golkar tersebut. Karana itu dia memilih berhati-hati dalam mengambil sikap.

“Golkar jadi urusan bersama (Pathul-Nursiah) tapi kita menunggu dulu seperti apa internal Golkar itu sendiri, kan Golkar belum menentukan sikap, tapi bukan berarti menggantung, kita melihat dinamika seperti ini, dan akan ke mana Golkar kita belum tahu,” katanya.

Pasangan Pathul-Nursiah sampai sejauh ini baru resmi mengantongi dua tiket dukungan partai politik yakni dari Partai Gerindra dan Berkarya. Dengan dukungan baru dari dua partai tersebut, pasangan Pathul-Nursiah masih belum mencukupi syarat mendaftar ke KPU.

Diketahui syarat minimal dukungan partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki 20 persen atau 10 kursi DPRD untuk bisa mendaftarkan pasangan calon ke KPU Lombok Tengah. Untuk pasangan Pathul-Nursiah yang baru didukung Gerindra dengan tujuh kursi dan Berkarya satu kursi, masih kekurangan dua kursi lagi.

Pathul optimis bisa mulus melaju sebagai calon di Pilkada 2020 ini. Ia meyakini pihaknya bakal mendapatkan dukungan parpol tambahan untuk mencukupi syarat pendaftaran calon ke KPU. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here