Pastikan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Tuntas Agustus, Mandalika Kembali Masuk Cadangan MotoGP 2021

Pengecoran untuk pondasi paddock sirkuit Mandalika sudah dimulai area pitstop sirkuit Mandalika. (Suara NTB/kir)

Mataram (Suara NTB) – MotoGP Indonesia yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika kembali masuk daftar cadangan untuk rangkaian seri MotoGP 2021. Hal tersebut diketahui setelah pihak MotoGP menyatakan pembatalan MotoGP Finlandia, Jumat, 14 Mei 2021.

Pemprov NTB menilai, keputusan perhelatan MotoGP Mandalika sepenuhnya berada di Dorna Sports, sebagai penyelenggara. Pemprov memastikan seluruh infrastruktur pendukung MotoGP Mandalika akan tuntas Agustus mendatang.

Iklan

‘’Kalau keputusannya kembali ke Dorna. Kewajiban Pemprov adalah memfasilitasi penyediaan infrastruktur, dukungan-dukungan,’’ ujar Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, M.M., M.Sc., M.TP., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Senin, 17 Mei 2021.

Kondisi jalur track sirkuit mandalika untuk lapisan pertama sudah teraspal seluruhnya sepanjang 4,3 km, untuk selanjutnya akan dilakukan pengaspalan lapisan kedua yang ditarget tuntas Juni mendatang.

Sebelumnya, Dorna sudah mengumumkan MotoGP Mandalika akan digelar Maret 2022 setelah mereka melakukan kunjungan lapangan awal April lalu. Namun, jika ada perubahan lagi, kata Ridwan, maka Pemprov siap mem-back up.

‘’Karena pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung akan selesai bulan Juni, Juli, Agustus.  Misalnya, jalan bypass akan selesai bulan Juni. Perpanjangan runway juga akan selesai Agustus. Begitu juga infrastruktur yang lain,’’ katanya.

Jika MotoGP Mandalika dilaksanakan tahun 2021, kata Ridwan, secara prinsip NTB siap. Ia mengatakan, pihak Dorna akan kembali mengecek kesiapan Sirkuit Mandalika, Juni mendatang.

‘’Komitmen kita untuk menyelesaikan semua infrastruktur itu tidak terpengaruh dengan penundaan MotoGP Mandalika ke Maret 2022. Kita tetap dengan skenario awal, semua selesai tahun ini,’’ tandasnya.

Event internasional yang sudah pasti akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika tahun ini adalah kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau FIM Motul Superbike direncanakan akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 14 November mendatang.

Sehingga, pengerjaan pembangunan Sirkuit Mandalika, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) – KEK Mandalika dan perpanjangan runway serta perluasan terminal BIZAM tetap dikebut dan ditargetkan tuntas sesuai jadwal.

Untuk pembangunan tiga paket proyek bypass BIZAM – KEK Mandalika, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, telah menginstruksikan supaya bisa tuntas akhir Juli mendatang. Meskipun sesuai kontrak ketiga paket pengerjaan proyek tersebut harus tuntas Oktober dan Desember, namun kontraktor diminta menuntaskannya lebih awal, yaitu bulan Juli.

Berdasarkan laporan dari Satker Balai Jalan Nasional, progres pembangunan tiga paket proyek bypass Mandalika sudah mencapai 51,17 persen, per 8 April 2021.

Paket pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh tiga kontraktor yaitu yang pertama Nindya Karya Bumi Agung KSO, yang kedua Adhi Metro KSO dan yang ketiga PT Yasa Patria Perkasa.

Total Panjang Pembangunan Jalan Bypass BIZAM – Mandalika sendiri yaitu 17,363 km yang terdiri dari paket Mandalika I panjang penanganan jalan nya 4,3 km, untuk paket Mandalika II panjang penanganannya 9,7 KM dan paket Mandalika III sepanjang 3,363 km.

Untuk tandatangan kontrak paket Mandalika I dimulai dari 5 Oktober 2020, paket Mandalika II di tanggal 20 Oktober 2020 dan paket Mandalika III  tanggal 3 Desember 2020. Nilai kontrak untuk paket Mandalika I sebesar Rp181 miliar, Paket Mandalika II sebesar Rp321 miliar dan paket Mandalika III sebesar Rp138 milliar.

Adapun proyek-proyek pengembangan bandara antara lain proyek perpanjangan serta peningkatan daya dukung landas pacu (runway), proyek perluasan apron sisi barat, serta proyek pengembangan fasilitas kargo.

Saat ini tengah dikerjakan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter. Serta peningkatan daya dukung runway agar dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo logistik MotoGP.

Selain itu, dilakukan pula perluasan apron sisi barat, dari 25.553 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body akan diperluas menjadi 50.923 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Untuk pengembangan fasilitas kargo, luas pelataran terminal kargo akan diperluas menjadi 2.572 m2 serta dibangun pula akses jalan menuju jalan bypass yang terpisah dengan akses jalan umum ke terminal penumpang. Sehingga dapat mendukung kecepatan pengangkutan kargo dari bandara menuju Sirkuit Mandalika dan sebaliknya.

Proyek landas pacu yang target awal penyelesaiannya pada bulan September 2021, akan diupayakan dipercepat agar dapat selesai pada Mei 2021. Setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan RI, harapannya runway sepanjang 3.300 meter ini sudah dapat beroperasi di Juni 2021. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional