Paslon Diminta Jalani Pemeriksaan Usai Blusukan

Abdullah. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bima meminta semua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima setelah blusukan agar menjalani tes cepat (rapid test) dan swab.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah SH, mengatakan pihaknya menghendaki agar ketiga paslon melakukan tes cepat atau swab test sebagai salahsatu syarat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Ia menilai tingkat pelanggaran prokes Covid-19 pada massa kampanye cukup tinggi. Semua paslon terindikasi bertatap muka, berjabat salam dan bahkan berpelukan dengan masyarakat dalam setiap kampanyenya.

“Atas dasar ini, perlu dilakukan rapid test atau swab, sebagai langkah antisipasi penularan dan penyebaran virus Covid-19,” ujarnya, Rabu, 25 November 2020.

Abdullah mengaku dirinya juga telah menginstruksikan semua pengawas di tingkat Kecamatan dan Desa untuk memperketat pengawasan terjadinya kerumunan massa pada sisa waktu kampanye Pilkada. Selain itu lanjutnya, pihaknya juga akan tetap mengingatkan langsung ke semua paslon untuk menerapkan prokes Covid-19 dengan ketat saat melakukan blusukan kampanye.

“Pilkada di tengah pandemi Covid-19 sangat penting mengambil langkah-langkah kongkrit untuk melakukan pencegahan,” katanya. Abdullah menambahkan seluruh jajaran penyelenggara akan dilakukan test cepat dan bahkan swab. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa semua penyelenggara terbebas Covid-19. “Kita sebagai penyelenggara yang melayani banyak orang harus bisa memastikan bahwa kita sehat,” ujarnya. (uki)