Pasien Sembuh Covid-19 Perlu Isolasi Mandiri 14 Hari

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease (Covid-19) di NTB terus bertambah. Kendati demikian, pasien-paisen tersebut diharapkan tetap melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebagai langkah antisipasi.

‘’Kita masih berharap mereka di rumah dulu selama 14 hari. Artinya, Covid-19 ini penyakit baru,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi saat dikonfirmasi, Jumat, 17 April 2020.

Iklan

Diterangkan Eka, langkah tersebut diperlukan untuk melihat gejala yang timbul setelah pasien di rumah. Mengingat beberapa laporan kasus yang terjadi di daerah lain, khususnya luar negeri, banyak pasien yang kembali terkonfirmasi positif setelah dinyatakan sembuh.

‘’Dari beberapa jurnal (ilmiah) dikatakan walaupun sudah sembuh tetap harus mengisolasi diri di rumah, minimal 1 kali masa inkubasi lagi,’’ ujar Eka. Pemerintah melalui Dikes masing-masing kabupaten/kota disebutnya terus melakukan pemantauan pada pasien yang sembuh.

‘’Artinya dia (isolasi) mandiri di rumah. Kalau ada apa-apa, kita minta melapor,’’ ujar Eka. Di sisi lain, tim dari petugas kesehatan secara rutin juga melakukan pengecekan, terutama untuk memastikan keadaan pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Di sisi lain, penanganan pasien konfirmasi positif Covid-19 di NTB disebut Eka sejauh ini berjalan baik. Dengan pengiriman oseltamivir oleh pemerintah pusat sebagai salah satu obat penyakit tersebut, telah ada 11 pasien yang dinyatakan sembuh.

‘’Yang lain dalam keadaan stabil semua, baik semua. Yang 1 kali negatif sudah ada beberapa, kalau 1 kali negatif lagi (dia dinyatakan) sembuh,’’ ujar Eka. Menurutnya, beberapa minggu ke depan diproyeksikan akan terjadi gelombang kesembuhan pasien konfimasi positif Covid-19 di NTB.

Terpisah, Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi, selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas penanganan Covid-19 di NTB menerangkan, sampai dengan Kamis, 16 April 2020 di NTB tercatat 47 orang pasien konfirmasi positif. Rinciannya, 11 orang dinyatakan sembuh, 2 dua orang meninggal dunia, dan 34 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Semua pasien yang dinyatakan sembuh harus melewati pemeriksaan laboratorium untuk swab negatif sebanyak dua kali. Dengan begitu, Sekda menekankan masyarakat tidak perlu khawatir tertular Covid-19 dari pasien yang dinyatakan sembuh.

Kendati demikian, sebagai langkah preventif, pasien yang telah sembuh diharapkan melanjutkan perbaikan kondisi di rumah masing-masing selama 14 hari setelah keluar dari rumah sakit.

Sebagai informasi,  jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 206 orang. Rinciannya, 115 PDP masih dalam pengawasan, 91 PDP selesai pengawasan atau sembuh, dan 12 PDP meninggal. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 4.194 orang, terdiri dari 1.100 orang masih dalam pemantauan dan 3.094 orang selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala, tercatat sebanyak 1.066 orang. Rinciannya 860 orang masih dalam pemantauan dan 206 orang selesai pemantauan.

Untuk Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG), yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid19, tercatat sebanyak 36.660 orang. Antara lain yang masih menjalani karantina sebanyak 16.227 orang, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 20.433 orang. (bay)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional