Pasien Sembuh Covid-19 Diminta Donor Plasma

H. Lalu Herman Mahaputra. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Selain vaksinasi sebagai alternatif mencegah penularan virus corona, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram meminta pasien yang telah dinyatakan sembuh dari coronavirus disease atau Covid-19 diminta mendonorkan plasma. Transfusi plasma darah memiliki manfaat menetralisir virus di dalam tubuh pasien Covid-19.

Direktur RSUD Kota Mataram, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengaku telah menyiapkan skenario untuk proses donor plasma bagi pasien yang telah sembuh dari Covid-19. Meskipun terkendala ruangannya, tetapi pihaknya telah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk menyiapkan ruangan khusus. “Skenario itu memang sudah kita siapkan,” kata Jack, sapaan akrabnya dikonfirmasi, Kamis, 28 Januari 2021.

Iklan

Donor plasma darah pasien sembuh Covid-19 sebenarnya menjadi tugas Palang Merah Indonesia (PMI). Kabarnya, PMI akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan NTB. Jack tidak mempersoalkan hal itu, karena pihaknya bisa saja mengambil alih untuk melakukan donor plasma di rumah sakit.

Transfusi darah plasma tidak semua bisa dilakukan oleh pasien sembuh Covid-19. Prosedurnya sebelum donor adalah pasien diperiksa kesehatannya, apakah memenuhi persyaratan dari segi kesehatan dan memiliki antibodi yang banyak untuk melawan virus maupun bakteri yang bisa ditularkan. Jika dinyatakan memenuhi syarat maka pasien diminta menandatangani informed consent tertulis bahwa bersedia untuk mendonorkan plasmanya.

Donor plasma memiliki akurasi 90 persen untuk mengurangi risiko bagi pasien berat yang memiliki antibodi lebih sedikit. “Akurasinya 90 persen bagi pasien Covid-19 yang berat,” ucapnya.

Sarana – prasarana untuk menunjang donor plasma ini akan disampaikan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dialokasikan anggaran penyediaan alat. Sehingga, pihaknya bisa secara langsung melakukan donor plasma bagi pasien yang sembuh Covid-19.

Jack tidak mempersoalkan jika 1.363 pasien sembuh Covid-19 mendonorkan plasmanya. Ini bisa jadi stok di rumah sakit untuk diberikan bagi pasien Covid-19 yang berat atau memiliki riwayat penyakit. “Tidak apa – apa semuanya. Nanti bisa jadi stok,” demikian kata Jack. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional