Pasien Positif Covid-19 yang Pulang Paksa Akhirnya Meninggal Dunia

Petugas melakukan penyemprotan disinfektan terhadap warga dan perumahan di kediaman Ab di Dusun Rasanggaro, Desa Mangge Asi, Dompu, Rabu, 21 Oktober 2020 sore. (Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Warga Rasanggaro, Desa Mangge Asi, Dompu, Ab (64) yang dikonfirmasi positif Covid-19 hasil tes cepat mulekuler (TCM) RSU Dompu dan memilih pulang paksa pada Senin, 19 Oktober 2020 lalu akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 21 Oktober 2020 siang. Ab meninggal di kediamannya dan langsung dimakamkan secara normal oleh pihak keluarga.

Usai pemakaman, pihak Puskesmas langsung melakukan penyemprotan disinfektan di kediaman AB serta di lingkungan sekitar. “Almarhum meninggal tadi siang sekitar jam 12.30 Wita di kediamannya. Setelah dinyatakan meninggal, pihak keluarga langsung mengurus dan dimakamkan secara normal,” kata Kepala Desa Mangge Asi, Suhardi kepada Suara NTB saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu, 21 Oktober 2020.

Iklan

Dikatakan Suhardi, semua penanganan mayat dilakukan pihak keluarga. Setelah proses pemakaman, petugas dari Puskesmas langsung melakukan penyemprotan dengan disinfektan. “Setelah dimakamkan, langsung disemprotkan dengan disinfektan,” katanya.

Pihak keluarga, kata Suhardi, meyakini bahwa Ab tidak terjangkit Covid-19. Sesak yang dirasakan Ab disebut sebagai sakit bawaan sejak lama karena faktor usia tua. Ab sendiri keluar RSU atas permintaan sendiri. “Iya (positif Covid-19), itukan cuman kabar. Sementara hasil (menyatakan positif covid) dari itu ndak ada menurut pihak keluarga. Belum dikasih tahu,” katanya.

Ab sendiri dirujuk dan ditangani di RSU Dompu sejak 17 Oktober 2020 dan dirawat di ruang zal dalam. Selama perawatan, ia diperlakukan sebagai pasien biasa hingga hasil tes cepat mulekuler (TCM) kelaru pada 19 Oktober 2020 sekitar pukul 10 pagi. Namun sayang, hasil tes ini keluar justru setelah pasien memilih pulang paksa sejak pagi. (ula)