Pascabanjir Bima, Zeni TNI AD Kebut Perbaikan Jembatan Bolo-Rade

Komandan Korem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani memantau pekerjaan Satgas Zeni TNI AD yang mengerjakan pembangunan jembatan acrow panel jalan penghubung Desa Bolo-Desa Rade, Sabtu, 11 April 2021 dalam rangka perbaikan infrastruktur pascabencana banjir.(Suara NTB/Penrem 162/WB)

Mataram (Suara NTB) – Satgas Zeni TNI AD semakin mempercepat perbaikan jembatan penghubung Desa Bolo dengan Desa Rade, Mandapangga, Kabupaten Bima. Jembatan ini terputus akibat banjir bandang yang menerjang dua pekan lalu. Perbaikannya dengan membangun lagi jembatan tipe acrow panel.

Sebanyak 57 orang pasukan Yonzikon 13/Karya Etmaka sejak berada di Kabupaten Bima langsung bekerja siang dan malam membangun jembatan penghubung Desa Bolo dengan Desa Rade, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani pengerjaan jembatan dipercepat berkat tambahan alat berat yang disuplai KRI Adri. “Saat ini proses pembuatannya mengejar target sehingga dalam pengerjaan tidak mengenal waktu, siang malam mereka kerjakan,” ujarnya, Minggu, 11 April 2021.

Iklan

Selain jembatan Desa Bolo dan Desa Rade, terdapat dua jembatan lagi yang akan dibangun menggunakan acrow panel. Yakni jembatan penghubung antara Desa Woro dengan Mpuri dan jembatan Desa Woro dengan Campa, Kecamatan Madapangga. Danrem memantau ketat perkembangan pasca banjir bandang. Baik kondisi para pengungsi, dapur lapangan, kesehatan warga terdampak, maupun perkembangan pembangunan jembatan.

“Kita berharap semoga tidak ada kendala dalam proses pembangunan jembatan acrow panel di tiga tempat yang berbeda sehingga masyarakat tidak terisolasi dan bisa segera beraktivitas seperti sedia kala,” jelasnya. Dalam proses pembuatannya, sambung Danrem, membutuhkan kekompakan dan kebersamaan dengan satu tujuan, dengan harapan pembangunan jembatan tidak memakan waktu lama. “Ini harapan kita bersama semoga proses pembangunannya berjalan cepat, aman dan lancar,” ujarnya.

Dansatgas Zeni TNI AD Letkol Czi Alid Setiawan mengatakan, tugasnya di Bima itu menjadi kehormatan dan kebanggaan tersendiri baginya. Apalagi hal itu dalam hal membantu penanganan bencana. “Kami mengerjakan jembatan acrow panel semoga lancar dan tepat waktu, mohon doanya,” ungkapnya. Mantan Dansatgas Kizi TNI Konga XX-O Munasco 2018 itu juga berharap agar masyarakat lebih sabar dan ikhlas dalam menerima semua ujian dan musibah sehingga bisa segera bangkit dari keterpurukan. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional