Pasca Penemuan Bom di Bali, Polda NTB Tingkatkan Kewaspadaan

Mataram (suarantb.com) – Polda NTB meningkatkan kewaspadaan secara ketat di jalur-jalur masuk NTB. Hal tersebut dilkukan pasca penemuan tas berisi bom berdaya ledak rendah di Desa Kedewatan, Ubud, Bali, Selasa, 20 Desember 2016.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Umar Septono, SH, MH  mengatakan telah meningkatkan kewaspadaan pada pintu-pintu masuk menuju NTB. Hal tersebut guna mengantisipasi aksi teror menjelang perayaan natal dan pergantian tahun.

Iklan

“Kita sudah tingkatkan kewaspadaannya di masing-masing Polres dan termasuk pintu-pintu masuk kita waspadai dan kerjasama dengan Mabes Polri,” ujar Kapolda saat ditemui Rabu, 21 Desember 2016.

Seperti yang dilansir dari Bali Post, Selasa kemarin ditemukan tas berisi bom di warung milik Ketut Suela. Petugas Gegana yang tiba segera menjinakkan bom tersebut dan melakukan  peledakan.

Hasil pengembangan, tas tersebut milik wisatawan asal Belanda bernama Mark Aart. Saat diinterogasi pihak kepolisian, Mark mengaku tasnya telah hilang pada  Selasa pagi. Hal tersebut dibuktikan dengan laporan kehilangan yang dilaporkan Mark pada polisi.

Tas tersebut diduga diambil dan digunakan pelaku untuk memasukkan bom berdaya ledak rendah tersebut. Hingga saat ini polisi terus memburu pelaku yang terlibat memasang bom tersebut.

Khususnya di NTB, hingga saat ini pengawasan berjalan dengan ketat. Situasi saat ini tampak kondusif. Pasca penemuan bom tersebut, masyakakat tidak terlalu panik, dan tetap beraktifitas normal. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here