Pasca Banjir Rob, Warga Tunggu Bantuan dari Pemkot Mataram

Mataram (suarantb.com) Warga Lingkungan Melayu Bangsal, Kelurahan Ampenan Tengah menunggu bantuan dari Pemkot Mataram dalam hal ini Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) setelah terjadi banjir rob atau air laut pasang akhir Mei lalu.

Bantuan yang diajukan warga belum mendapat tanggapan hingga saat ini. Demikian disampaikan Ketua RT 01 Lingkungan Melayu Bangsal, Burhanudin kepada suarantb.com, Jumat, 22 Juli 2016.

Iklan

“Kami sudah mengajukan bantuan ke Dinas Sosial Kota Mataram, yang berlokasi di Cemara itu, tetapi belum ada tanggapan. Karena banjir itu beberapa rumah warga rusak, barang-barang elektronik, kompor rusak kena air pasang itu,” jelasnya.

Saat mengajukan bantuan dicatat sekitar seratus nama warga yang dinilai membutuhkan. “Ada warga yang tinggal di pesisir itu, kaca jendelanya rusak. Gudang penyimpanan ikan juga rusak. Beras raskin yang ada di rumah saya juga basah kena air banjir,” ujarnya.

Air laut pasang merupakan fenomena tahunan. Namun, menurut Burhanudin tahun ini air yang pasang lebih tinggi dan terjadi lebih awal dari siklus tahunannya. Biasanya air pasang ini terjadi pada Agustus, namun tahun ini air pasang terjadi sejak Mei lalu.

“Waktu air laut naik, kan terjadinya malam hari, semua warga kaget. Malah yang tinggal di pinggir pantai berteriak minta tolong,” imbuhnya.

Air laut pasang ini tidak hanya membawa air ke daratan, namun juga membawa pasir yang menumpuk di perkampungan. Kendaraan warga tidak bisa masuk ke dalam gang karena dipenuhi pasir. “Gang-gang kecil penuh dengan pasir,” kenang Burhanudin.

Pasir yang menumpuk di pemukiman dibersihkan dan dimasukkan ke dalam karung oleh warga dengan bergotong royong. Karung ini kemudian diletakkan di pinggir pantai sebagai tanggul. “Tapi tetap tidak bisa membendung air yang naik,” ujarnya. (ros)

  Pemberkasan 262 CPNS Kota Mataram Rampung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here