Pasar Terminal Ginter Terbakar, Puluhan Lapak Ludes

Kebakaran di pasar Ginte Kandai Dua Dompu, Kamis, 2 September 2021. Para pedang yang berusaha mencari barang – barang yang bisa diselamatkan dari puing – puing kebakaran.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Sebanyak 2 blok pasar dengan sekitar 36 lapak milik pedagang di pasar terminal Ginte jadi korban kebakaran, Kamis, 2 September 2021. Api yang berasal dari lapak milik Ajis tersebut dengan cepat merambat ke lapak – lapak lain.

Sukri dan istrinya merupakan pedagang di pasar Ginte Kandai Dua Dompu menjadi saksi pertama yang melihat api dan langsung teriak minta tolong ke warga sekitar. Kejadian sekitar 13.30 wita itu, pasar sudah sepi dan tinggal Sukri bersama istrinya yang sedang kemas – kemas. “Api tiba – tiba membesar dari lapak milik Ajis. Karena sedang ada angin, sehingga dengan cepat merambat ke lapak sebelah baratnya,” cerita Suksi kepada Suara NTB, Kamis, 2 September 2021.

Iklan

Ajis, kata Sukri, menjual sayur – sayuran. Rabu, 1 September 2021 baru memasukan barang sampai 1 truk. Barang  – barang tersebut tidak ada yang bisa diselamatkan, terlebih tidak ada orang saat kebakaran terjadi. “Kita ndak tau apa pemicunya, tapi memang di lapak Ajis ada listrik meteran sendiri,” ungkapnya.

Nurmi, pedagang yang menjadi korban kebakaran mengaku, tidak ada barang jualannya yang terselamatkan. Yang tersisa dari kebakaran ini hanya timbangan besi, itupun sudah tidak bisa dimanfaatkan. “Tinggal timbangan ini yang tersisa, itupun sudah tidak bisa dimanfaatkan (rusak),” kata Nurmi warga Bali 2 Simpasai yang menjual kebutuhan pokok ini.

Muzakir, kepala pasar Dompu di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran terjadi. Apakah dipicu oleh arus pendek dari konsleting listrik atau dipicu oleh api sisa pembakaran sampah. “Tapi memang kita selalu ingatkan agar tidak buang sampah sembarangan,” katanya.

Muzakir juga mengaku belum menanyakan korban kebakaran karena masih dalam duka. Namun pihaknya akan menyiapkan pasar sementara untuk lokasi jualan pedagang yang menjadi korban kebakaran. “Karena di lokasi ini pastinya belum bisa dimanfaatkan untuk jualan,” terangnya.

Pasar Ginter Kandai Dua kini menjadi pusat pergerakan ekonomi baru di Dompu. Dari pasar ini, para distribusi barang khususnya sayur – sayuran dari Bima dan Lombok akan lebih banyak dipasok ke pasar Ginte. “Pedagang di pasar atas, mereka akan angkat barang di sini (pasar Ginte) untuk mereka jual,” katanya. (ula)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional