Pasar Rakyat Muharram, SKPD Minim Pengunjung Dievaluasi

Selong (Suara NTB) – Gelaran pasar rakyat yang berlangsung sebulan penuh selama Bulan Oktober ini cukup banyak dikunjungi warga. Evaluasi panitia, Keterlibatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang turut memasang stan kurang diminati untuk dikunjungi.

“Kurang diminati karena dipamerkan hanya foto-foto,” jawab Ketua Panitia Festival Muharam 1438 H, H. Nuso Pranoto menjawab wartawan di Selong, Sabtu, 8 Oktober 2016.

Iklan

Ia menuturkan, banyak pelaku-pelaku usaha mikro yang meminta stan terpaksa tidak bisa dipenuhi karena sudah terisi penuh.   “Kita akan evaluasi terhadap SKPD tidak maksimal,” terangnya.

Jika ke depan dianggap kurang maksimal lagi bisa diganti, sehingga lebih banyak stan pelaku usaha yang mengisi stan yang disiapkan panitia. Laporan panitia, ada sejumlah perbankan yang siap ikut ambil bagian, namun tidak bisa, karena tidak ada staN kosong.

Adapun pelaku usaha mengisi arena Pasar Rakyat ini jelas Nuso Pranoto sebagian besar merupakan pelaku usaha dari lokal. Tidak ditampik, jumlah pelaku usaha dari luar daerah juga cukup banyak yang ambil bagian.

“Kalau dilihat banyak orang luar Lotim, meski begitu jika dibandingkan dengan orang luar Lotim lebih banyak,” katanya. Dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, diyakinkan terjadi peningkatan secara kuantitatif.

Sementara itu, ditanya soal jumlah nilai transaksi uang yang berputar tiap malamnya pada arena pasar rakyat itu, Nuso Pranoto mengaku belum memiliki alat untuk menghitung. Diakui, hitungan nilai transaksi ini sangat penting untuk diketahui.

Pada pelaksanaan ke depan dihajatkan ada metode penghitungan nilai transaksi yang terjadi tiap malam. Makin besarnya nilai transaksi yang terjadi maka semakin besar gambaran perputaran ekonomi dan menjadi nilai tambah tersendiri bagi setiap gelaran event Pasar Rakyat Muharram yang digelar tiap tahunnya. (rus)