Pasar Modal Tumbuh Signifikan

Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana. (Suara NTB/dok)

Investasi di pasar modal tumbuh signifikan di tengah pandemi Covid-19. Investor NTB terus berbondong-bondong membuka rekening saham. Trend pembukaan rekening baru saham di NTB ini sejalan dengan sentimen positif pasar modal Indonesia. “Awal tahun 2020 saat corona IHSG (Indeks Harga  Saham Gabungan) anjlok ke Rp3.900 pada Maret 2020. Tapi semakin menuju akhir tahun trennya semakin naik sampai Rp6.000 per Desember 2020.  Sekarang di awal tahun sudah Rp6.400,” kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana di kantornya, Jumat, 15 Januari 2021.

Sentimen positif pasar modal Indonesia ini salah satunya karena Indonesia dilihat sebagai negara penguasa nikel dunia, sebesar 30 persen. Kebijakan pemerintah bahwa pemurnian hasil pertambangan harus dilakukan di dalam negeri. Sebelumnya hasil tambang dikirim gelondongan ke luar negeri. Perusahaan-perusahaan asing berebut masuk Indonesia dan berinvestasi, salah satunya untuk pengembangan komponen kendaraan listrik.

Iklan

Karena itu, dampaknya IHSG terus bergerak ke arah yang positif, kendati sedang corona. Saat ini ada enam perusahaan sekuritas yang sudah masuk NTB. Diantaranya, selain PT. BRI Danareksa Sekuritas adalah, Sucor Sekuritas yang juga baru masuk.

Sebelumnya ada Phintraco Sekuritas, Philip Sekuritas, MNC Sekuritas, dan Kresna Sekuritas. dan 1 perusahaan Asset Management yaitu Sinarmas Asset Management. “Kemungkinan bisa nambah lagi perusahan sekuritas masuk NTB. Masyarakat sudah berbondong-bondong buka rekening saham. Sudah banyak yang faham tentang investasi di pasar modal. Salah satunya karena sosialiasi secara daring, dan pembukaan rekening saham baru bisa dilakukan lewat online,” imbuh Ngurah.

Berdasarkan historis tahun 2020, perkembangan Pasar Modal di NTB sangat Fantastis. Beberapa indikator seperti jumlah investor saham yang ditunjukkan melalui SID (Single Investor Identification) hingga akhir Desember 2020 diangka 11.132 orang naik 63 % dari Desember 2019 sebanyak 6.795. Tidak hanya saham, SID Pasar Modal yang menunjukkan keseluruhan investor seperti Saham, Reksadana, Obligasi hingga akhir Desember 2020 sebanyak 26.949 naik 75 % dari posisi Desember 2019 sebanyak 15.373.

Peningkatan tersebut didukung dari berbagai kegiatan literasi dan inklusi yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan BEI NTB yang mana selama tahun 2020 telah melaksanakan 256 kegiatan edukasi offline dan online. Sebagian besar kegiatan dilaksanakan secara online melalui webinar yang memudahkan masyarakat NTB untuk mengikuti kegiatan darimanapun berada. Dari total 256 kegiatan yang telah dilaksanakan telah mengedukasi 16.931 orang dari seluruh kabupaten/kota di NTB.  (bul)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional