Pasar Modal di NTB Tumbuh 18.044 Investor Baru

Bagus Ngurah Putra Sandiana. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 belum juga reda hingga semester II tahun 2021 ini, berbagai sektor kehidupan dan ekonomi juga terdampak terasa. Ditengah pandemi yang berkecamuk, penambahan SID (Single Investor Identification) secara nasional dan di NTB mengalami pertumbuhan signifikan.

Sepanjang 2021 (Januari – 31 Agustus 2021) tembus 1 juta SID baru, sehingga total investor saham 2.697.821 SID dan total investor pasar modal secara nasional saat ini 6. 100.525 investor kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana. Penambahan jumlah investor saham baru yang signifikan juga dikontribusi dari penambahan investor saham dan investor pasar modal dari NTB.

Iklan

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, per Januari – Juli 2021 investor saham di NTB naik 62 %  atau 6.805 investor baru sehingga menjadi 17.935 investor saham di NTB. Sedangkan untuk investor pasar modal di NTB (saham, reksadana, obligasi dan lainnya) meningkat 67 % atau 18.044 investor baru sehingga menjadi 44.993 investor pasar modal di NTB. Berikut sebaran investor di NTB per Juli 2021.

Secara nasional jumlah SID saham di di Provinsi NTB di peringkat 22 sedangkan SID pasar modal di peringkat 20 dari seluruh Provinsi di Indonesia. Di Bulan Juli 2021 terjadi transaksi di pasar modal untuk provinsi NTB sebanyak 418.000.000.000. Selama Pandemi, Kantor Perwakilan BEI NTB melakukan penyesuaian terhadap program-program edukasi dan sosialisasi dari sebelumnya offline menjadi full Online, seiring dengan pemberlakuan full Work From Home (WFH) karyawan IDX NTB.

“Program Edukasi Online selama Pandemi memang memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri, kekurangannya yaitu sebagian masyarakat di NTB masih ada terkendala koneksi internet hingga merasa lebih nyaman berinterasi secara tatap muka, sedangkan kelebihannya jangkauan edukasi menjadi lebih luas hingga mencapai masyarakat yang berasal dari daerah yang selama ini sulit/belum terjangkau edukasi dari IDX NTB,’’ ujarnya.

Edukasi yang terencana dengan baik dengan dukungan dari seluruh perusahaan sekuritas/asset management di NTB antara lain : Phintraco Sekuritas, Phillip Sekuritas, MNC Sekuritas, Sinarmas Asset Management hingga perusahaan sekuritas baru di tahun 2021 ini yaitu BRI Danareksa Sekuritas,  Sucor Sekuritas Mataram dan Sucor Sekuritas Lombok Timur.

Selain bertambahnya perusahaan sekuritas di NTB, untuk meningkatkan distribution channel saat ini juga BEI NTB telah memiliki kerjasama dengan Galeri Investasi (GI) BEI di Universitas Mataram, STIE AMM Mataram, UIN Mataram, Universitas Mahasaswati Mataram, Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Islam Al-Azhar, Univesitas Samawa, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Bumi Gora, STIE Bima. Saat ini BEI juga telah menjajaki perluasan kerjasama dengan mendirian Galeri Investasi Edukasi (GIE) di SMAN 1 Selong, SMAN 3 Selong, SMAN 1 Gerung.

Kerjasama dengan Asosiasi Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) NTB juga dilakukan dalam mendirikan Galeri Investasi Digital (GID). Selain Galeri aktivitas Komunitas  Saham di NTB juga berkontribusi terhadap berkembanga pesatnya pasar modal di NTB lewat komunitas Sasambo Investor Community, Investor Saham Pemula dan Komunitas Lumbung Saham.(bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional