Pasar Cakranegara akan Dijadikan Pusat Kuliner

Mataram (Suara NTB) РRencana penataan kawasan bisnis Cakranegara oleh Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) akan dimanfaatkan oleh Dinas Perdagangan menjadikan Pasar Cakranegara  sebagai pusat kuliner. Aneka masakan dari berbagai daerah di NTB akan dapat dijumpai di pusat kuliner tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, bahwa adanya penataan kawasan bisnis Cakranegara terutama di Jalan Selaparang dan Hasanuddin dari Satker PBL. Pihaknya nanti akan memadukan program dengan menjadikan Pasar Cakra sebagai pusat kuliner.

Iklan

Rencana pemerintah pusat menggelontorkan total anggaran Rp 25 miliar sangat sinkron dengan program Pemkot Mataram yang ingin membuat pasar Cakra sebagai ikon produk makanan tradisional dan makanan ringan.

Gagasan itu sebelumnya sudah disampaikan oleh kepala pasar, karena melihat potensi yang besar. “Kita akan padukan dengan proyeknya Satker PBL. Di sana (pasar Cakra) sangat terkenal makanan khas seperti klepon, serabi, kolak dan bubur sum – sum,” kata Alwan belum lama ini.

Menurut dia, ini yang khas dari sebuah pasar dan ini dibuatkan promosi sendiri. Di samping itu, ada rencana menata  Pasar Loak. Sebelum penataan Pasar Loak, rencananya akan diekspose terlebih dahulu dengan meminta masukan dari kepala daerah selaku pengambil kebijakan.

Penyesuaian dilihat dari kondisi rill sehingga kesan Pasar Cakra berbeda dari pasar lainnya. “Kita tidak ingin ada kesan pasar kumuh,” tambahnya. Wacana menjadikan Pasar Cakra sebagai pusat kuliner sudah ada sejak lama bergulir. Pemkot Mataram baru akan mengeksekusi tahun ini karena berkaitan dengan rencana penataan kawasan Bisnis Cakra.

Pantauan Suara NTB , terutama di pasar Loak terlihat kumuh. Pedagang menjejerkan onderdil kendaraan untuk dijual. Akses jalan sempit terkadang membuat macet dan sesak. Diperlukan konsep lebih serius untuk menata pasar dimaksud. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here