Pasar Amahami Bima Dinilai Masih Semrawut

Kota Bima (Suara NTB) –  Penataan pasar Ahamani terkesan masih semrawut. Lapak-lapak liar masih menyesaki area kawasan pasar yang diresmikan Presiden Jokowi, pertengahan tahun 2016. Petugas belum berani untuk menertibkannya.

Pantauan Suara NTB, lapak liar yang dibangun dengan tenda dan berdinding bambu itu terlihat berada di jalan utama menuju pelabuhan Bima. Lapak itu menjual aneka sayur dan buah. Ironisya di dalam kawasan pasar atau tepatnya di belakang pasar utama, terlihat puluhan los kios yang belum dimanfaatkan.

Iklan

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pasar Amahami, Irwansyah, SE, kepada Suara NTB, Kamis, 8 Desember 2016 mengakui, adanya lapak itu sangat mengganggu keindahan dan kenyamanan pasar. Pihaknya telah memberikan himbauan bahkan melakukan penertiban dan membongkarnya, bersama aparat Pol PP.

“Namun hal itu tidak memberikan efek jera dan terkesan dicuekin,” katanya.

Menurut dia, para pedagang enggan pindah karena di dalam pasar sesak dan telah ditempati. Namun hal itu dibantah oleh pihaknya, sebab di dalam pasar induk banyak sekali area kosong belum ditempati, walaupun tidak bisa secara keseluruhan.

“Meski kami menghimbau, menertibkan berkali-kali agar mereka pindah. Tapi alasannya banyak sekali, sehingga kami pun tidak berdaya,” ujarnya.

“Kita ingin semua pedagang memiliki los, sehingga penataan dan kelola pasar bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (uki)

  Enggan Direlokasi, Warga Datangi Kantor Walikota Mataram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here