Pasangan Sejenis Mulai Jalani Sidang Pembatalan Pernikahan

Jalannya proses persidangan pembatalan pernikahan sesama jenis di PA Giri Menang, Kamis, 16 Juli 2020.

Giri Menang (Suara NTB) – Sidang gugatan pembatalan pernikahan sesama jenis antara Muhlisin warga Kediri Lombok Barat dengan Mita alias Supriadi asal Ampenan Mataram mulai disidangkan di Pengadilan Agama (PA) Giri Menang, Kamis, 16 Juli 2020.

Sebelumnya, sidang digelar pekan lalu ditunda karena termohon tidak hadir dalam sidang tersebut. Sidang dengan agenda pembacaan gugatan tersebut dihadiri kedua pihak.

Iklan

Panitera PA Giri Menang, L. Jamaludin menerangkan, sidang pembatalan pernikahan sesama jenis ini sebenarnya sudah dua kali digelar. Sidang pertama digelar pekan lalu, namun pihak termohon tidak hadir sehingga ditunda.

“Hari ini (kemarin) dilanjutkan sidangnya dengan agenda pembacaan gugatan,” jelas dia. Ketidakhadiran termohon atau tergugat pada sidang pertama, karena bersangkutan ditahan di kepolisian sehingga perlu dilakukan penyesuaian alamat surat.

Pada sidang lanjutan (kedua) ini, kedua belah pihak hadir. Dimana pihak Mita alias Supriadi hadir langsung, sedangkan Muhlisin tidak hadir dan diwakili kuasa hukumnya. Terkait isi tuntutan pihak pemohon sendiri belum dibaca, karena memang sidangnya tertutup untuk umum.

“Yang jelas meminta pembatalan pernikahan,” imbuh dia. Dasar pembatalannya sendiri karena mereka menikah sejenis. Apakah ada tuntutan ganti rugi dari pihak pemohon? Menurutnya belum ada mengarah kesana.

Terkait barang bukti yang diajukan oleh termohon, nanti akan disampaikan pada sidang dengan agenda pembuktian. “Ini belum pembuktian, baru sebatas pembacaan gugatan,”jelas dia. Materi pada sidang selanjutnya terkait pembacaan jawaban. Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan jawaban ini akan digelar tanggal 30 Juli nanti.

Proses sidang ini jelas dia butuh waktu. Karena mengacu hukum acara, setelah pembacaan gugatan dan jawaban, dilanjutkan pekan depan penyampaian replik dan minggu depannya lagi pembacaan dupkik, Kemudian dilanjutkan sidang pembuktian, lalu sidang kesimpulan barulah musyawarah majelis.

  Diusulkan Terima Bantuan, Dukcapil Lobar Kesulitan Deteksi Belasan Ribu Warga

“Masih panjang proses sidangnya, tidak seketika itu, begitu hadir dua-duanya dibatalkan. Tidak, bukan seperti itu,”imbuh dia.

Butuh waktu berapa lama proses persidangan ini akan selesai? Pihaknya tidak bisa memprediksi. Yang jelas prosesnya akan melalui tujuh kali persdiangan. Mulai dari pembacaan gugatan hingga putusan. Itupun tergantung kedua belah pihak ini hadir atau tidak. Ia berharap agar proses sidang ini selesai dalam waktu dua bulan. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here