Pasangan Mesum Marak, Kelurahan Diminta Buat Tim Razia Rumah Kos

Mataram (suarantb.com) – Ditemukannya empat pasangan mesum di rumah kos di salah satu wilayah di Kota Mataram belum lama ini membuktikan penyakit masyarakat ini kian merebak dari waktu ke waktu. Diduga banyak pasangan muda-mudi tinggal bersama dan melakukan aksi mesum di rumah kos atau kontrakan tanpa ikatan pernikahan yang sah di mata hukum maupun agama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Mataram, Chaerul Anwar mengatakan perlu diadakan penertiban rutin rumah kos dan kontrakan yang ada di Mataram. Mengingat penyakit masyarakat tersebut dapat merusak citra Kota Mataram sebagai kota yang religius dan berbudaya. Karenanya, kelurahan diminta bekerja sama dengan Linmas untuk membuat tim razia khusus untuk menangani permasalahan tersebut.

Iklan

Beberapa waktu lalu, tim gabungan antara kepolisian, Babinsa, Binmas Pol Kota Mataram, dan anggota Linmas melakukan penertiban dan menemukan pasangan-pasangan tersebut. Tim gabungan ini memang ditugaskan untuk membantu kelurahan dalam kegiatan razia dan penertiban rumah kos dan kontrakan.

“Bila situasinya sudah parah, baru kemudian kita (Satpol PP) back up. Sesuai dari permintaan kelurahan itu,” ujarnya, Selasa, 20 September 2016.

Untuk mengatasi persoalan ini, pemilik kos juga diminta menerapkan peraturan yang lebih ketat. Setiap rumah kos juga harus memiliki penanggung jawab atau induk semang.

“Kita susahnya adalah banyak pemilik kos yang tidak tinggal di rumah kosnya. Kos-kosannya di kelurahan itu, sementara pemiliknya di luar kelurahan itu,” ungkapnya. (rdi)